Begini Kondisi Pengungsian Warga yang Keluar dari Wamena di Sentani

PERISTIWA | 1 Oktober 2019 09:43 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ratusan orang pengungsi asal Wamena berada di dalam sebuah gedung serbaguna milik TNI di wilayah Sentani, Jayapura. Sebagian dari mereka juga ditempatkan di tenda darurat lapangan masjid sekitaran Kabupaten Sentani.

Diketahui, mereka adalah perantau asal luar Papua yang tinggal di Wamena, Papua. Mereka diungsikan pascakericuhan yang pecah sepekan lalu di Wamena. Rumah dan harta benda mereka, seperti motor atau mobil secara sporadis dibakar kelompok massa.

Pantauan di titik posko pengungsian, mereka tinggal dengan keterbatasan. Rusli (41), salah satu pengungsi, mengaku kehidupannya setelah tinggal selama empat hari di pos pengungsian semakin tak menentu.

Bersama seorang istri dan putranya yang berusia 10 tahun, tidak ada aktivitas apa pun yang dapat dilakukannya. Namun dia mengaku suplai makanan dan sanitasi bisa terpenuhi.

"Alhamdulillah makan masih ada, air juga," kata dia saat berbincang dengan Liputan6.com di gedung serbaguna milik Markas 751 Rider TNI AD, Sentani, Jayapura, Selasa (1/10).

Sisi lain, di Posko Masjid Al-Aqsha warga pengungsi membuka dapur umum. Mereka memasak secara bersama untuk membantu persediaan makanan sehari-hari.

Untuk meredakan rasa trauma, anak-anak yang ikut diungsikan dari Wamena diajak untuk bermain games interaktif oleh Polri dan Korps Brimob. Bernyanyi dan bermain sulap, menjadi andalan agar hal-hal terkait ricuh di tempat tinggalnya dapat segera dilupakan.

Reporter: Muhammad Radityo
Sumber: Liputan6.com (mdk/eko)

Baca juga:
Kapolda Papua Tinjau Posko Pengungsi Wamena di Sentani
Kemenkes Kirim 40 Tim Medis Gabungan ke Wamena
Komnas HAM Dukung Jokowi Bertemu Tokoh Kelompok Separatis Papua
Komnas HAM: 31 Korban Tewas dalam Kericuhan Papua Hingga Hari Minggu 29 September
Manuver Benny Wenda Datangi PBB Buat Suarakan Isu Papua Hingga Berujung Pengusiran
Derita Pendatang di Wamena Akibat Kerusuhan Berujung Petaka

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.