Bela Kepolisian, Gerindra Yakin Kasus Novel Dapat Terungkap pada Saatnya

PERISTIWA | 6 Desember 2019 20:30 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Anggota Komisi III Fraksi Gerindra Habiburokhman membela kepolisian yang sudah lewat tenggat waktu pengusutan kasus penyerangan penyidik KPK Novel Baswedan. Habiburokhman mengatakan semua pihak pasti ingin segera kasus tersebut terungkap. Termasuk kepolisian.

Dia bilang, tidak bisa memaksakan kepolisian untuk mengumumkan hasil penyidikan dalam waktu dekat ini.

"Kalau segera atau tidak kan konteks relatif. Tapi tanggalnya harinya segala macem tidak bisa kita paksakan. Pasti mereka mau segera juga bukan hanya anda bukan hanya saya. Pak Kapolri pasti segera tapi dia mau pas-pas dulu liat perkembangannya gimana sehingga saat disampaikan ke masyarakat sudah enggak debatable lagi," ujar Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/12).

Tetapi, Habiburokhman mendorong kepolisian mengungkapnya untuk kebaikan institusi. Lantaran kasus yang terkatung-katung dua tahun kurang lebih tersebut kerap menjadi sorotan publik.

"Saya pikir kan sudah progres tinggal diumumkan kita pengen apa namanya itu kan PR jadi beban. Tentu bagi kebaikan Polri sendiri bagi kebaikan Pemerintah kita sendiri baiknya memang dituntaskan," ucapnya.

Habiburokhman tidak masalah jika kasus itu terkatung karena dianggap politis. Dia masih percaya penegak hukum dapat mengungkapnya.

"Tapi kita lihat percaya penegak hukum kita masih bisa menjalankan tugas dan wewenangnya sesuai perundangan yang berlaku," sebutnya. (mdk/ded)

Baca juga:
Pekan Depan, Jokowi Panggil Kapolri Tanya Kasus Novel Baswedan
Sudah Jabat 3 Posisi Penting, Jenderal Idham Azis Belum Berhasil Ungkap Kasus Novel
KPK Minta Polri Terbuka dalam Penyelidikan Kasus Novel Baswedan
Komitmen Semu Jokowi Ungkap Kasus Novel Baswedan
Deadline Kasus Novel Baswedan, Presiden Jokowi Tunggu Laporan Kapolri Idham Azis
Soal Kasus Novel, Wapres Ma'ruf Tunggu Laporan dari Kepolisian

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.