Belajar Arti Kesetaraan dari Kaum Disabilitas

PERISTIWA | 8 Desember 2019 10:17 Reporter : Bagus Kusumo Sejati

Merdeka.com - Keterbatasan fisik bukan jadi alasan para difabel untuk menyerah dan berpangku tangan. Kaum difabel juga ingin memberikan sumbangsih untuk bangsa dan negara.

Salah satunya Daddy. Seorang difabel yang hadir pada acara Jalan Sehat Keluarga dalam rangka Hari Ibu Ke-91 di Gelora Bung Karno, Jakarta, dengan semangat mengikuti rangkaian acara yang diselenggarakan.

Dia memiliki antusiasme tinggi untuk ikut serta dalam acara. Antusiasmenya ditunjukkan mulai dari berangkat pukul 04.00 WIB demi ikut serta dalam kegiatan ini. Hal itu tidak menyurutkan semangatnya dalam mengikuti rangkaian acara ini.

©2019 Merdeka.com

Alasan utama Daddy mengikuti acara ini ialah sebagai bentuk apresiasi kepada para Ibu yang telah berjuang membesarkan anak-anaknya. Dia juga memberi apresiasi lebih pada para Ibu yang menyandang disabilitas, namun masih memiliki semangat dalam mengasuh anaknya.

Daddy menjelaskan, ikut sertanya para penyandang disabilitas bertujuan untuk memberikan edukasi pada masyarakat bahwa mereka juga mampu melakukan apa yang orang normal lakukan pada umumnya.

"Harapan saya sebagai kaum difabel adalah kesetaraan. Di mana kesetaraan itu meliputi kesetaraan dalam memperoleh hak pendidikan, hak kesehatan, hak di dalam ruang bekerja, hak di dalam kehidupan sosial seperti fasilitas umum. Karena bagaimana pun kita ada sebagai warga negara Indonesia dan ingin dapat berbuat sebagai warga Indonesia, seperti yang bukan difabel. Jadi kita semua sama," ujar Daddy.

Dengan keterbatasan yang dimiliki, mereka tetap semangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dia berharap, para difabel dapat diberi kesempatan lebih untuk ikut serta pada acara besar lainnya nanti. Dengan begitu, dia yakin masyarakat akan memiliki kesan positif pada kaum difabel. (mdk/ray)

Baca juga:
Semangat Penyandang Disabilitas Ikut Lomba Lari di Jalur Gaza
Pemeriksaan Gigi Gratis Bagi Penumpang MRT Disabilitas
Tak Kenal Maka Tak Sayang Angkie Yudistia
Menggapai Masa Depan di Perpustakaan Tunanetra
Melihat Pameran UMKM Disabilitas di Senayan
PPDI: Kaum Disabilitas Masih Menghadapi Stigma Negatif dan Diskriminasi

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.