Belajar di Rumah Diperpanjang Hingga 25 April di Palembang, Ortu Diminta Awasi Anak

Belajar di Rumah Diperpanjang Hingga 25 April di Palembang, Ortu Diminta Awasi Anak
PERISTIWA | 1 April 2020 18:51 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Masa libur sekolah di Palembang akibat terdampak Corona Virus Disease (Covid-19) diperpanjang dari semula sampai 4 April 2020 menjadi 25 April 2020. Peserta didik wajib belajar di rumah dengan bimbingan guru melalui online atau orang tua.

Kepala Dinas Pendidikan Palembang Ahmad Zulinto mengungkapkan, masa libur itu berlaku bagi siswa, PAUD, SD hingga SMP, dan SLB, negeri maupun swasta. Hal ini merupakan arahan langsung Wali Kota Palembang guna mengantisipasi penyebaran virus Corona.

"Libur sekolah diperpanjang hingga 25 April 2020. Untuk teknisnya, surat edaran resmi dari wali kota akan menyusul," ungkap Zulinto, Rabu (1/4).

Meski tidak sekolah, para siswa harus tetap aktif belajar di rumah baik dibimbing orangtua maupun tugas dari guru melalui online.

"Libur bukan berarti senang-senang, jalan-jalan, liburan, tapi tetap di rumah, tetap belajar. Gunakan media sosial yang ada untuk komunikasi dengan guru," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Riza Fahlevi mengatakan, masa libur juga berlaku bagi SMA sederajat hingga 25 April 2020. Meski siswa tidak belajar di sekolah, dia mengimbau instansi pendidikan tetap aktif dan dibuka dengan mempekerjakan karyawan dan operator bekerja secara shift.

"Siswa libur tapi sekolah tetap buka, bikin daftar shift karyawan, jaga sekolahnya, jaga surat-menyurat atau informasi penting di sekolah masing-masing. Sementara guru mengajar secara daring," kata dia. (mdk/gil)

Baca juga:
Nadiem Terima Keluhan Guru dan Dosen Hanya Beri Tugas Selama Belajar di Rumah
3 Fakta Peniadaan Ujian Nasional yang Dilakukan Lebih Cepat, Gara-gara Corona
Menteri Nadiem Pastikan SBMPTN 2020 Tidak Dibatalkan
VIDEO: UN 2020 Batal, Kelulusan Siswa Ada di Tangan Sekolah
Ikatan Guru Indonesia Dukung Peniadaan UN untuk Cegah Penyebaran Covid-19
Penjelasan Mendikbud Nadiem soal UN 2020 Ditiadakan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami