Belajar Tatap Muka Tahun 2021, Keselamatan Siswa Harus Jadi Prinsip Utama

Belajar Tatap Muka Tahun 2021, Keselamatan Siswa Harus Jadi Prinsip Utama
PERISTIWA | 23 November 2020 23:38 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Pemerintah mengeluarkan kebijakan sekolah tatap muka pada awal Januari 2021 melalui surat keterangan bersama (SKB) empat menteri. Praktisi Pendidikan Center for Education Regulations & Development Analysis, Indra Charismiadji menilai, kembalinya belajar di sekolah belum siap seluruhnya.

"Kalau bicara seluruh Indonesia ya belum. Karena tiap daerah kondisinya beda-beda," katanya lewat pesan singkat, Senin (23/11).

Menurutnya, SKB yang dikeluarkan kemarin justru akan membuat masalah-masalah baru. Kemendikbud dinilainya akan cuci tangan dengan masalah baru nanti.

"Kemendikbud jangan menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk dunia pendidikan indonesia. Dalam arti mencuci tangan dari urusan pendidikan selama pandemi hanya menyerahkan tanggung jawab ke pemda, sekolah, dan orang tua murid saja," tuturnya.

Indra berujar, bahwa Kemdikbud jangan menjaga jarak dengan sekolah, pendidik, tenaga pendidikan, siswa, orang tua dan dinas pendidikan. Justru, Kemdikbud harusnya menunjukkan sebagai posisi sebagai leader dalam menghadapi pandemi. Dia menilai, Kemdikbud mau lepas tanggung jawab urusan pendidikan.

"Dan sebaiknya kemendikbud jangan pakai masker terus menerus dalam arti komunikasi praktik praktik baik Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang efektif, bagaimana mengurangi stres," ucapnya.

"Perlu diingatkan bahwa uang rakyat diberikan untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa baik saat pandemi maupun tidak pandemi," terang dia.

Baca Selanjutnya: Sementara pengamat pendidikan Doni Koesoema...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami