Belum Teridentifikasi, 20 Jenazah Korban Banjir Bandang Papua Dikubur Massal

PERISTIWA | 27 Maret 2019 21:57 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Sebanyak 20 jenazah korban banjir bandang Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua dikubur massal pada Rabu (27/3/2019). Kebijakan pemakaman secara massal itu dipilih lantaran puluhan jenazah korban itu belum berhasil teridentifikasi.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Papua, Kombes Ramon Amiman mengatakan, pemakaman massal tersebut merupakan permintaan Pemerintah Kabupaten Jayapura. Kebijakan yang diinisiasi pimpinan gereja itu juga telah disepakati oleh sejumlah pihak.

"Dari tim DVI sebenarnya belum waktunya karena masih menunggu hasil pemeriksaan DNA. Namun karena situasi, kita siap akomodir semua permintaan pemerintah," ujar Ramon.

Pemakaman secara massal itu dilakukan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Efaa Nolokla, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura sekitar pukul 14.30 WIT. Prosesi pemakaman dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat di Provinsi Papua.

Ramon menuturkan, tim DVI Polri telah berupaya maksimal mengidentifikasi para korban banjir bandang yang terjadi pada 16 Maret 2019 lalu. Namun setelah 10 hari lebih bekerja, ternyata masih ada jenazah yang belum berhasil diidentifikasi.

Hal itu lantaran kondisi jasad yang telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Papua sudah mulai rusak. Sementara sampel DNA dari beberapa keluarga yang telah diambil tidak cocok.

"Tetapi dengan pelaksanaan pemakaman massal ini, proses identifikasi akan tetap kami laksanakan karena kami sudah mengambil sampel DNA dari para jenazah," tuturnya.

Ramon pun mengimbau masyarakat yang anggota keluarganya masih hilang untuk melapor ke Biddokkes Polda Papua untuk diidentifikasi kecocokan DNA. Dia juga memastikan bahwa pihaknya masih akan mengidentifikasi jenazah yang ditemukan di kemudian hari.

"Ini merupakan pemakaman massal yang mana identitas dari seluruh korban tidak teridentifikasi oleh keluarga, atau mungkin keluarga belum melaporkan kepada tim DVI," ucap Ramon.

Adapun nomor postmortem masing masing jenazah yang telah dikubur massal, antara lain:

1. PM/011/III/2019;

2. PM/016/III/2019;

3. PM/031/III/2019;

4. PM/038/III/2019;

5. PM/043/III/2019;

6. PM/048/III/2019;

7. PM/051/III/2019;

8. PM/056/III/2019;

9. PM/065/III/2019;

10. PM/068/III/2019;

11. PM/069/III/2019;

12. PM/074/III/2019;

13. PM/079/III/2019;

14. PM/085/III/2019;

15. PM/090/III/2019;

16. PM/091/III/2019;

17. PM/094/III/2019;

18. PM/095/III/2019;

19. PM/096/III/2019; dan

20. PM/097/III/2019.

Baca juga:

20 Korban Banjir Bandang di Sentani Akan Dimakamkan Massal

Berikut 75 Jenazah Korban Banjir Sentani Papua Berhasil Diidentifikasi Polri

Danau Sentani Disarankan Segera Dikeruk Cegah Pendangkalan

105 Korban Tewas Akibat Banjir Bandang Sentani Kembali Ditemukan

Istri Kapolri Melakukan Trauma Healing Korban Banjir Sentani

Istri Kapolri Beri Trauma Healing ke Anak-anak Korban Banjir Sentani

(mdk/ded)