Bentrok Satpol PP dengan Penambang Ilegal di Belitung Berakhir Damai

PERISTIWA | 5 November 2019 03:33 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Insiden bentrokan yang terjadi antara petugas Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan penambang bijih timah ilegal di wilayah Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung pada Sabtu (2/11), berakhir damai.

"Masyarakat dan pihak petugas sudah melakukan mediasi dan musyawarah mufakat untuk tidak melanjutkan masalah ini," ujar Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana di Tanjung Pandan, Minggu kemarin.

Kesepakatan untuk tidak melanjutkan persoalan tersebut diperoleh setelah terjadi mediasi antara masyarakat, Wakil Gubernur, Kasat Pol PP, Kapolres Belitung, serta Kodim 0414 Belitung di ruang rapat kantor Kecamatan Sijuk.

"Karena memang kami ingin selalu menciptakan dan mengutamakan ketertiban serta menciptakan situasi kamtibmas di Belitung tetap aman dan damai sebagai daerah destinasi pariwisata tidak ada yang melambangkan bahwa Belitung ini mencekam," ujarnya.

Namun, kata dia, kedua belah pihak tetap dimintai keterangan oleh penyidik kepolisian sebagai dokumen hukum atas insiden tersebut.

"Saya dan Dandim 0414 hanya memediasi saja prinsipnya, karena kita lebih mengutamakan ketertiban," katanya.

Kepala Satuan Pol PP Bangka Belitung Yamoa Harefa di Tanjung Pandan mengatakan akibat kejadian tersebut, tujuh anggotanya harus mendapatkan perawatan di RSUD Belitung.

"Selain itu, satu sepeda motor dan tujuh mobil rusak, pakaian dinas anggota dibakar, telepon genggam dan uang di dalam saku juga ikut dibakar," ujarnya.

Ia tidak berkomentar banyak ketika disambangi para wartawan, karena akan bergegas melihat anggotanya yang sedang dirawat di RSUD Belitung.

"Saya belum bisa berkomentar banyak karena masih ada olah TKP di lokasi sana," katanya pula. (mdk/cob)

Baca juga:
Ini Alasan Pemerintah Percepat Pelarangan Ekspor Nikel
Inalum Sudah Siapkan Dana Akuisisi 20 Persen Saham Vale
Respons Pengusaha Soal Pelarangan Ekspor Bijih Nikel yang Dimajukan
Kebijakan Perdana Bos BKPM: Majukan Pelarangan Ekspor Bijih Nikel
Erick Thohir Diharap Pilih Bos Inalum yang Mengerti Industri Pertambangan
Kasus Hujan Batu di Purwakarta, Operasional Perusahaan Tambang PT MSS Dihentikan

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.