Bentuk Timsus, Ganjar Ancam Sanksi Guru Soal Pengibaran Bendera HTI di SMKN 2 Sragen

PERISTIWA | 17 Oktober 2019 21:37 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menerjunkan tim khusus untuk mendalami dugaan keterlibatan guru terkait pengibaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sekelompok pelajar di SMKN 2 Sragen. Ganjar mengancam memberikan sanksi tegas apabila terbukti melanggar.

"Kami masih dalami dengan meminta keterangan guru langsung dan cek medsosnya. Jika dalam pemeriksaan ditemukan pelanggaran dan faktor kesengajaan terpaksa kita berikan sanksi tegas seperti apa, nanti kita kaji dulu," kata Ganjar usai Rapat Forkompimda di Hotel UTC Semarang, Kamis (17/10).

Dia menyebut, tim khusus nantinya dilakukan untuk meminta klarifikasi dari sejumlah pihak terkait peristiwa itu. Baik dari siswa, kepala sekolah maupun guru terkait kejadian yang sempat viral di media sosial itu.

"Jadi tim khusus nanti tugasnya mengorek informasi sedetail mungkin terkait peristiwa tersebut. Semoga bisa memberikan klarifikasi dengan baik," ujar dia.

Ganjar mengaku masih menyelidiki apakah kegiatan belajar mengajar di SMKN 2 Sragen telah terpapar radikalisme. Namun menurut Ganjar, sejauh ini para siswa sudah dimintai keterangan terkait foto tersebut. Para pelajar itu mengaku tidak tahu bahwa bendera dipegang adalah bendera HTI.

"Kami sudah tanya gurunya, dia juga katanya tidak tahu. Tapi masa tidak tahu, kalau itu kejadian tanggal 6 Oktober kemarin, kan sudah tahu bahwa itu bendera apa," tegasnya.

Seperti diketahui, foto sejumlah siswa SMKN 2 Sragen yang memegang bendera HTI dan bendera Palestina viral di dunia media sosial. Dari informasi, foto itu diambil saat acara pelantikan Rohis di sekolah setempat.

Baca juga:
Mimpi Ganjar Pranowo di 2045: Masyarakat Bahagia, Jarinya Tidak Marah-Marah
FX Rudy Selalu 'Adu Banteng' Dengan Ganjar Pranowo Setiap Bertemu
Kunjungi Putri Cempo, Ganjar Optimis Jateng Bisa Atasi Sampah
Ganjar Sebut Wacana Pemekaran Wilayah Soloraya Tidak Relevan
Ganjar Pranowo Tegaskan Tak Ada Urgensi Pemekaran Wilayah Soloraya
Ganjar Sebut Peneliti dan yang Bicara Soal Pemekaran Wilayah Harus Kredibel
Ganjar Minta Wali Kota Solo Turun Tangan Atasi Kebakaran di TPA Putri Cempo

(mdk/gil)