Benyamin Ungkap Pengangguran dan Kemiskinan di Tangerang Selatan Naik Akibat Covid-19

Benyamin Ungkap Pengangguran dan Kemiskinan di Tangerang Selatan Naik Akibat Covid-19
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 27 November 2021 02:02 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Data kemiskinan dan pengangguran imbas Pandemi Covid-19 di Tangerang Selatan, mengalami peningkatan. Bahkan pertumbuhan ekonomi di kota tersebut, minus satu persen.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengakui penurunan pertumbuhan di Tangerang Selatan, sejak adanya pembatasan aktivitas masyarakat karena adanya Pandemi Covid-19. Hingga meningkatkan angka pengangguran dan kemiskinan di Tangerang Selatan.

"Yang masih jadi PR penanganan kemiskinan. Karena naik angkanya menjadi 2 koma sekian persen kemudian pengangguran juga naik angkanya menjadi 4 koma sekian persen," kata Benyamin di gedung DPRD Tangerang Selatan, Jumat (26/11).

Menurut Benyamin, penurunan pertumbuhan ekonomi di Tangerang Selatan lebih disebabkan perlambatan ekonomi karena Pandemi Covid-19.

"Itu semata-mata karena kemarin ekonomi mengalami sedikit perlambatan. Karena kita dua tahun mengalami Covid sehingga memang kita mengalami kontraksi negatif," ujar dia.

Benyamin menjelaskan, pertumbuhan ekonomi di Tangerang Selatan, malah minus hingga 1 persen. Meski saat ini sudah kembali bergairah hingga menembus angka 4 persen.

"Di awal-awal tahun pertumbuhan ekonomi Tangerang Selatan, mencapai angka minus 1 persen. Tapi sekarang sudah mendekati angka 4 persen," ujar dia.

Menghadapi kondisi itu, Benyamin mengaku akan meningkatkan kebangkitan UMKM di Tangerang Selatan, melalui sejumlah program pemulihan yang akan dilakukan.

"Sektor UMKM akan kita hidupkan sebagai dukungan sektor perdagangan dan jasa akan kita tingkatkan ke depan. Melalui stimulan, pelatihan, bukan saja modal tapi juga permesinan termasuk juga menciptakan pasarnya. Kita memperbaiki pasar termasuk digital marketing," tutup dia. (mdk/gil)

Baca juga:
Bos Bappenas: Percuma Ekonomi Tinggi Kalau Masih Banyak Orang Miskin & Pengangguran
Pemerintah Targetkan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Tercapai pada 2024
Program Ganjar Bangun Rumah Warga Miskin Targetkan Kemiskinan Ekstrem di Jateng Nol
Sri Mulyani: BLT Cegah Peningkatan Angka Kemiskinan dan Pengangguran
Beri Tambahan BLT, Pemerintah Jokowi Target Kemiskinan Ekstrem Nol Persen di 2024
Kemensos Gunakan 6 Metode Pemutakhiran Data Kemiskinan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami