Beraksi di perumahan elit, 6 pencuri gondol 2 tas berisi batu akik

Beraksi di perumahan elit, 6 pencuri gondol 2 tas berisi batu akik
Kawanan pencuri di Samarinda. ©2018 Merdeka.com/Nur Aditya
PERISTIWA | 12 Maret 2018 23:31 Reporter : Nur Aditya

Merdeka.com - Rumah kawasan elit di Jalan Panglima M Noor, Samarinda, Kalimantan Timur, jadi korban pencurian oleh 6 orang tak dikenal. Aksi keenam pelaku terekam jelas kamera ponsel, diduga dari tetangga seberang rumah korban. Video itu lantas menjadi viral di media sosial. Polisi memastikan telah mengidentifikasi para pelaku.

Video berdurasi 1 menit 42 detik, memperlihatkan keberadaan 6 pelaku. Lima di antaranya, berada di luar pagar, dimana 3 di antaranya lagi duduk di atas motor. Pandangan kelimanya, terus memperhatikan seorang temannya di dalam rumah.

Tidak lama kemudian, seorang perlaku terlihat membawa tas dan memindahkan tas kepada temannya di luar pagar. Usai memindahkan tas, keenam pelaku pun kabur. Namun, dari rekaman ponsel, terlihat jelas nomor polisi salah satu motor pelaku.

Video itu tersebar luas di media sosial sejak pagi tadi. Tidak kurang 200 kali dibagikan oleh warganet sejak pukul 10.00 Wita pagi tadi. Warga mengira, peristiwa itu terjadi pagi tadi.

Polisi memastikan sebaliknya. Peristiwa itu sejatinya terjadi 27 Februari 2018 lalu, sekitar pukul 16.30 Wita, di rumah warga yang tinggal di perumahan Jalan Pangeran M Noor. Bukan terjadi pagi hari, seperti yang disampaikan warganet.

"Jadi seperti yang dikira warganet dan jadi viral itu, itu sebenarnya kejadian 27 Februari. Tapi, korban saat itu tidak melapor ke kita," kata Kapolsekta Samarinda Utara Kompol Ervin Suryatna, ditemui merdeka.com di kantornya, Jalan DI Panjaitan, Senin (12/3).

Ervin menerangkan, pascakejadian, ada 2 kotak berisi batu akik di dalam tas, raib digondol kawanan pencuri yang masuk ke rumah korban dengan memanjat pagar rumah. "Nilai kerugian sekitar Rp 5 jutaan," ujar Ervin.

Dijelaskan Ervin, ada 6 pelaku yang teridentifikasi. Polisi saat ini katanya, tengah memburu keenamnya. "Kita sedang kejar pelakunya. Karena ternyata ini viral di medsos, korbannya siang tadi sudah melaporkan resmi ke kami," ungkap Ervin.

Ervin juga meminta, korban menjelaskan alasannya saat itu untuk tidak melapor kejadian itu. "Dia (korban) juga menjelaskan, bahwa itu bukan kejadian baru. Jadi, kami pun kepolisian, sedang mencari pelakunya," demikian Ervin. (mdk/ded)


Kabur saat mau ditangkap, 1 maling motor dan 2 penadah ditembak
Curi handphone, Zakaria babak belur dihajar warga
Residivis pencongkel jok motor ditangkap polisi di Banda Aceh
4 Pembunuh sopir Grab di Bogor ditangkap, 3 di antaranya dibedil polisi
Sepanjang Februari, 26 pencuri motor di Tangerang dicokok polisi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami