Berawal dari Kecelakaan, Anggota Polisi Dikeroyok di Pancoran

PERISTIWA | 12 November 2019 23:43 Reporter : Eko Prasetya

Merdeka.com - Seorang anggota polisi dikeroyok massa di Pancoran, Jakarta Selatan. Diduga, penyebab pengeroyokan itu berawal dari kecelakaan.

"Benar informasinya, jadi langsung ke Polres saja, Humas Polres Jaksel," kata Kapolsek Pasar Minggu Kompol Harsono saat dikonfirmasi di Jakarta, dilansir Antara, Selasa (12/11) malam.

Harsono mengatakan peristiwa tersebut terjadi Selasa dini hari sekitar pukul 01.10 WIB. Saat itu ada anggota Brimob yang membawa salah seorang anggota Polisi yang jadi korban amukan massa.

"Jadi informasinya diduga korban nya itu polisi, anggota Polsek. Karena langsung begitu kejadian buru-buru jadi tidak sempat ambil data, karena dibawanya ke Polsek Pasar Minggu, setelah itu langsung dibawa ke rumah sakit," kata Harsono.

1 dari 3 halaman

Ditolong Brimob

Ia mengatakan anggota polisi itu dibawa oleh anggota Brimob ke Polsek Pasar Minggu setelah kejadian pengeroyokan tersebut.

Harsono mengatakan tidak mengetahui kejadian kecelakaan yang memicu pengeroyokan oleh massa, karena kejadian terjadi di kawasan Pancoran.

"Enggak tahu korban kecelakaannya ada atau tidak belum ada kabar, kita tidak dapat datanya, karena informasinya nyenggolnya di Pancoran," kata Harsono.

Untuk mengetahui pasti kecelakaan tersebut, Harsono menyarankan untuk mengkonfirmasi langsung ke bidang laka lantas Polres Jakarta Selatan.

2 dari 3 halaman

Anggota Polsek Setiabudi

Informasi di lapangan, anggota Polisi tersebut adalah anggota Polsek Setiabudi bernama Aipda U, mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut. Sementara mobil yang dikendarai anggota polisi tersebut dengan nomor B 2912 DTN ikut hancur dirusak oleh massa yang mengendarai belasan sepeda motor.

"Iya benar-benar rusak mobilnya, kalau mau lihat kerusakannya ada di kolong dekat Pos Lantas Tanjung Barat," kata Harsono.

Harsono mengatakan sampai saat ini pihaknya belum memproses perihal kejadian tersebut. Termasuk menelusuri belasan pemotor yang melakukan pengeroyokan karena sudah diambil alih oleh Polres Jakarta Selatan.

"Ya nanti kita cari proses juga, paling Polres yang menangani karena menyangkut anggota," kata Harsono.

3 dari 3 halaman

Dirujuk ke RS Polri

Harsono menambahkan, pihaknya juga belum mendapatkan instruksi untuk melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut dan masih menunggu perintah.

"Itu nanti dari Polres, sampai sekarang belum ada, dilihat keadaannya situasinya, karena itu yang namanya jalanan yang ngejar diduga motor dari jauh," kata Harsono.

Menurut informasi setelah dibawa ke rumah sakit, anggota polisi tersebut langsung dipindahkan ke rumah sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur. (mdk/eko)

Baca juga:
Polres Bogor Bekuk 5 Anggota Ormas Penganiaya Intel Polisi
Lerai Keributan, Polisi di Nias Selatan Diseruduk dan Dicakar Warga
Polisi Buru Aktor Penyerangan Anggota Polres Empat Lawang
Penyerang Kanit Provost Polsek Tlogowungu Pati Diduga Alami Gangguan Jiwa
Dugaan Pungli Berujung Penyerangan, 6 Anggota Polres Empat Lawang Diperiksa
Pembacok Kanit Provos Tlogowungu Pati Alami Gangguan Jiwa Sejak Bercerai