Berdalih Butuh Biaya Pengobatan Anak, Buruh Bongkar Muat di Rejang Lebong Curi Motor

PERISTIWA | 14 November 2019 00:05 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Riduan tak bisa berkutik setelah aksinya mencuri motor ditangkap anggota polisi Resor Rejang Lebong, Bengkulu. Buruh bongkar muat itu berdalih pencurian itu dilakukannya karena terdesak biaya pengobatan anak.

"Saya butuh uang, anak saya sakit step pak. Karena itulah saya nekat mencuri motor pak," kata Riduan (42), tersangka pelaku pencurian sepeda motor merek Honda Revo Fit pelat BD 2665 KS milik M Rogen Pratama (18), warga Kelurahan Air Rambai, Kecamatan Curup, saat diamankan di Mapolres Rejang Lebong, Rabu (13/11). Seperti dikutip Antara.

Warga Kelurahan Talang Rimbo Baru, Kecamatan Curup Tengah, tersebut melakukan aksinya pada Kamis (7/11) lalu. Dalam aksinya, tersangka mematahkan stang motor yang sedang terkunci.

"Motornya saya tendang di bagian ban depan dengan menggunakan kaki, sehingga kunci stangnya terbuka dan kemudian saya dorong dan simpan di kuburan," ujar dia.

1 dari 2 halaman

Motor Curian Disimpan di Kuburan

Sepeda motor korban itu kemudian disimpan tersangka di kuburan yang ada di kawasan Talang Rimbo Baru, dan selang beberapa jam kemudian datang kembali. Sepeda motor ini dihidupkan tersangka dengan cara menyambungkan kabel api, dan menjualnya kepada seorang penadah di wilayah Kecamatan Kota Padang.

Aksi pencurian tersebut aku Riduan dilakukannya setelah ada temannya yang memesan sepeda motor. Kemudian setelah dapat langsung dijualnya kepada sang pemesan dengan harga Rp2,5 juta dan digunakannya untuk mengobati anaknya dan membeli kebutuhan sehari-hari.

2 dari 2 halaman

Penadah Diburu Polisi

Sementara itu, Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika melalui Kasat Reskrim AKP Andi Kadesma mengatakan, tersangka pelaku ini menjalankan aksinya seorang diri dan berhasil diamankan pada Sabtu (9/11) pukul 11.00 WIB lalu, sedangkan untuk tersangka penadah barang saat ini masih dikejar petugas lantaran saat hendak ditangkap sudah melarikan diri.

"Kasusnya saat ini masih kita kembangkan, kemungkinan terlibat di TPK lainnya, kalau pengakuannya baru sekali. Untuk tersangka penadahnya sedang kita kejar," ungkapnya.

Tersangka pencurian kendaraan bermotor ini mereka jerat atas pelanggaran pasal 363 KUHP dengan ancaman pindana lima tahun penjara. (mdk/gil)

Baca juga:
Bukannya Olahraga Saat CFD, Dedi dan Pian Malah Jadi Copet
Polda Metro Jaya Bekuk Komplotan Pencuri Truk
Polisi Amankan Komplotan Pencopet Saat Car Free Day
Pura-pura Pesan Taksi Online, Pria di Bandung Bawa Kabur Empat Mobil
Retas ATM, 2 WNA Asal Romania Ditangkap
Dua Pencuri dengan Modus Ganjal ATM Dibekuk di Bekasi
Sempat Bersembunyi, Pembegal Tas Ditangkap Polisi di Kamar Mandi