Beredar Pesan Berantai Aksi May Day akan Rusuh, KSPSI Pastikan Hoaks

Beredar Pesan Berantai Aksi May Day akan Rusuh, KSPSI Pastikan Hoaks
PERISTIWA | 1 Mei 2019 11:26 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menyatakan, tudingan aksi peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day berpotensi rusuh, adalah kabar bohong atau hoaks.

"Berkembangnya pesan WhatsApp berantai akhir-akhir ini soal aksi May Day yang berpotensi rusuh adalah hoaks dan tidak benar adanya," kata Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu (1/5).

Dia menyebut konfederasi-konfederasi besar buruh berkomitmen untuk menjaga aksi May Day berjalan damai dan aman seperti tahun tahun sebelumnya.

Aksi-aksi buruh yang akan dilakukan dalam perayaan Hari Buruh Sedunia ini, kata Andi, akan berfokus kepada tuntutan kesejahteraan buruh Indonesia yakni revisi PP Nomor 78 soal pengupahan.

"Hal ini sudah direspons Presiden Jokowi saat menerima presiden-presiden Konfederasi Buruh Indonesia seperti Andi Gani Nena Wea, Said Iqbal, Mudofir, Ilhamsyah, Syaiful, dan Muchtar, di Istana Bogor beberapa hari yang lalu," ucap dia.

Kedua, meminta Jokowi menginstruksikan kepala Kepolisian Indonesia membentuk Unit Pidana Perburuhan untuk menegakkan hukum yang adil demi tegaknya hak-hak buruh. "Kapolri langsung merespons sangat baik dan tepat tanggal 1 Mei akan diresmikan Unit Pidana Perburuhan. Ini sejarah luar biasa perjuangan buruh," ucap Wea.

Ketiga, adalah tuntutan setiap kawasan industri menyiapkan tempat penitipan anak bagi buruh wanita. Hal ini, ucap Andi, direspon positif Jokowi, yang dalam waktu dekat akan mengeluarkan kebijakan yang mewajibkan kawasan-kawasan industri menyiapkan tempat penitipan anak.

"Presiden-presiden konfederasi buruh Indonesia juga sepakat membentuk tim bersama untuk membahas tuntutan-tuntutan buruh. Kami berharap masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan WA berantai yang berisi aksi May Day berpotensi rusuh," ucap dia. (mdk/bal)

Baca juga:
Istana Negara Disterilkan, Aksi May Day Dipusatkan di Sekitar Patung Kuda
Kapolda Metro Cek Kesiapan Personel Amankan May Day di Patung Kuda
May Day 2019, Kasus Persekusi & PHK Sepihak Hantui Jurnalis Indonesia
Diundang ke Istana, Pimpinan Serikat Buruh Sebut Jokowi Terima Sejumlah Tuntutan
Hari Buruh 2019, KRPI Suarakan TriKarsa Rakyat Pekerja dan Dukungan untuk Jokowi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Curhat Siswa Lulusan Tanpa Ujian Nasional

5