Beredar Telegram Penutupan Jalan Jakarta Akibat Virus Corona, Ini Penjelasan Polisi

Beredar Telegram Penutupan Jalan Jakarta Akibat Virus Corona, Ini Penjelasan Polisi
PERISTIWA | 29 Maret 2020 15:46 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Beredarnya Surat Telegram yang ditujukan kepada Kapolres di jajaran Polda Metro Jaya. Dalam Telegram, memerintahkan Kabagops membuat rencana pengamanan penutupan jalan atau pengalihan arus kendaraan yang keluar atau masuk ke Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro, Kombes Yusri Yunus menjelaskan, Telegram terkait permintaan data ke masing-masing wilayah karena mau ada rencana latihan simulasi menanggapi situasi sekarang ini.

"Kita latihan simulasi situasi sekarang ini. Jadi kita minta data di masing wilayah, kumpulkan, rapatkan dibikin pelatihan bersama. Jadi besok-besok apapun yang terjadi sudah siap latihan," kata dia saat dihubungi, Minggu (29/3).

Yusri menegaskan, Kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih social distancing atau physical distancing. Tidak ada kebijakan terkait karantina wilayah atau lock down.

"Jakarta belum mengenal karantina. Tapi kalau pemerintah mau laksanakan silakan. Tapi kita sudah latihan. Kita harus latihan dulu, tidak bisa lockdown," tandasnya.

Reporter: Ady Anugrahadi (Liputan6.com) (mdk/did)

Baca juga:
Perusahaan Penyedia Internet Inggris Sepakat Hapus Batas Kuota Selama Pandemi Corona
Bupati Ciamis Tetapkan Karantina Lokal Terbatas Mulai 31 Maret Hingga 30 April
Puluhan Ribu Penumpang Batalkan Tiket Perjalanan Terkait Covid-19
400 Warga Malaysia Ditangkap karena Langgar Aturan Lockdown
3 Upaya Sumut Cegah Penyebaran Corona, Pembatasan Jadwal KA hingga Penutupan Jalan
Data Virus Corona di Indonesia, Jumlah Pasien Sembuh Bertambah Jadi 64 Orang

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami