Berkas Pelaku Pengibar Bintang Kejora di Depan Istana Masuk Kejaksaan

PERISTIWA | 20 September 2019 22:27 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Penyidik Polda Metro Jaya telah mengirimkan berkas tersangka kasus pengibar bendera bintang kejora pada saat aksi di Jalan Medan Merdeka Barat, depan Istana, Rabu (28/8), ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta. Berkas tahap pertama telah dikirim pada Rabu (18/9).

"Ya betul. Berkas kasus pengibar bendera bintang kejora sudah kita serahkan pada tanggal 18 September kemarin," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jumat (20/9).

Argo mengatakan, berkas itu tengah diteliti dan dipelajari oleh Kejaksaan. "Masih menunggu ya balasannya, bila ada yang perlu diperbaiki kita perbaiki," katanya.

1 dari 1 halaman

Enam Orang Tersangka

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menetapkan enam orang sebagai tersangka terkait dugaan makar saat berunjuk rasa di depan Istana Negara,Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

"Total ada enam orang yang ditersangkakan, yang dua dipulangkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok Jawa Barat, Senin (2/9).

Argo mengatakan, keenam tersangka itu diduga melanggar pasal Pasal 106 dan Pasal 110 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). "Pasal itu ada tentang makar dan permufakatan jahat nanti tinggal dibuktikan mana yang terbukti," ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, saat ini keenam tersangka itu telah mendekam di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

"Saat ini keenamnya sudah kita amankan ya, di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok," pungkasnya. (mdk/rnd)

Baca juga:
Polisi Bantah Suryanta Ginting Ditahan di Ruang Isolasi Mako Brimob
Wapres JK Sarankan Bendera Bintang Kejora Diubah Agar Tak Mirip Bendera OPM
VIDEO: Jusuf Kalla Minta Bendera Bintang Kejora Diubah Agar Tak Identik OPM
Wiranto Tutup Ruang Dialog untuk Referendum Papua dan Larang Bendera Bintang Kejora
Bawa Bendera Bintang Kejora dalam Koper, Kader Perindo Sayang Mandabayan Diamankan