Berkas Perkara Dilimpahkan, Wali kota Cimahi Nonaktif Segera Disidang

Berkas Perkara Dilimpahkan, Wali kota Cimahi Nonaktif Segera Disidang
ilustrasi pengadilan. ©2014 Merdeka.com
NEWS | 7 April 2021 11:38 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Wali kota Cimahi nonaktif, Ajay M Priatna segera disidang setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara ke pengadilan. Panitera Muda Tipikor Pengadilan Netgear I (PN) Bandung Yuniar Rohmatullah menyebut berkas limpahan kasus tersebut diterima dari KPK pada Selasa (6/4).

Berkas sudah diregister dengan nomor perkara 30/Pid.Sus-TPK/2021/PN Bdg dan sedang proses penunjukan majelis hakim.

"Sudah dilimpahkan berkas perkara atas nama Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna," ucap dia, Rabu (7/4).

"Majelis dan paniternya belum. Masih menunggu keputusan dari ketua pengadilan. Tapi biasanya minggu depan sudah sidang," ucap dia lagi.

Diketahui, KPK menetapkan Ajay Muhammad Priyatna sebagai tersangka atas dugaan penerima suap dari izin pembangunan rumah sakit Kasih Bunda. Ajay diduga menerima suap Rp1,6 miliar dari commitment fee yang dijanjikan sebesar Rp3,2 miliar.

Transaksi pidana suap terjadi dimulai pada 2019 Rumah Sakit Umum Kasih Bunda melakukan pembangunan penambahan gedung. Kemudian, diajukan permohonan revisi IMB kepada dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu kota Cimahi.

Pemberian kepada Ajay telah dilakukan sebanyak lima kali di beberapa tempat hingga berjumlah sekitar Rp1,6 miliar dari kesepakatan Rp3,2 miliar pemberian telah dilakukan sejak tanggal 6 Mei. Sedangkan pemberian terakhir pada tanggal 27 November sebesar Rp425 juta.

Atas perbuatannya Ajay sebagai penerima disangka telah melanggar pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 dan atau pasal 12 huruf B undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Baca juga:
PPATK Sebut RUU Perampasan Aset Bisa Atasi Tindak Pidana Ekonomi
Kejagung Periksa Empat Orang Saksi Dalami Dugaan Korupsi Asabri
Ekspresi Wajah Samin Tan Saat Ditahan KPK
Usut Dugaan Korupsi Barang Cukai, KPK Turut Periksa Anggota DPRD Bintan
KPK Lelang Mobil Hingga Tanah Hasil Rampasan 4 Terpidana Kasus Korupsi

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami