Berkenalan dengan Amanda Nurani, Tukang Tahu Cantik Bergelar Magister

PERISTIWA | 29 Januari 2020 19:02 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Seorang wanita cantik berdiri di balik steling ukuran sedang. Rambut panjangnya diikat agar tak mengganggu kesibukan di depan penggorengan.

Dia menyapa pembeli yang datang dengan ramah. Berharap, pengunjung akan kembali singgah. Bagi Amanda Nurani Nataprawira, pembeli adalah raja yang harus dihormati.

"Silakan, pesan apa," kata Amanda menyambut kedatangan merdeka.com, Rabu (29/1).

Menyandang gelar S2 Universitas Bina Nusantara, tidak membuat Amanda malu menggeluti usaha gorengan tahu. Meski memilih bisnis franchise, dia berharap usahanya di pertigaan Jl Fatmawati-Abdul Majid akan terus berkembang.

"Kalau gengsi enggak ada sih, karena semua manusia sama sih di mata Tuhan. Meski lulusan S2, aku memang punya cita-cita ada bisnis sendiri," katanya.

Amanda mengaku keinginan berbisnis muncul setelah melihat teman-temannya. Bahkan sebagian cukup sukses. Kebetulan juga, Amanda punya lokasi cukup menjanjikan buat usaha. Jadilah usaha ini dia jalankan.

"Saya jadi pingin banget kayak teman-teman saya itu. Makanya saya mulai deh," kata wanita berkulit putih ini.

Amanda punya mimpi besar dari usaha tahunya. Suatu hari, dia ingin memiliki merek usaha sendiri.

"Mungkin kalau ini udah stabil aku akan buka cabang franchise lain. Tapi aku pingin bikin suatu usaha dengan nama brand aku sendiri dalam lingkup makanan ya," kata Amanda.

Dia senang orang-orang sekelilingnya mendukung usahanya. Termasuk sang suami yang baru saja menikahinya tahun lalu. Walaupun, kata Amanda, badannya sempat merasakan kelelahan di awal membuka bisnis ini.

"Kadang bangun tidur itu badan sakit-sakit. Tapi saat ini aku belum bisa ninggalin karyawanku sendiri karena mereka masih belum bisa cepat kalau ada konsumen. Tapi mudah-mudahan nanti semakin terbiasa," kata Amanda berharap.

Sejak buka beberapa pekan lalu, Amanda mengaku pernah menghabiskan 5.500 tahu dalam sehari. Satu tahu dihargai Rp 1.600. Artinya, keuntungan didapat mencapai lebih kurang Rp 8 juta.

"Achievements-nya terbesar kemarin sih mas, itu sebesar 5.500 tahu habis jam 8 malam," tutup Amanda semringah.

Reporter Magang: Habib Awwaluddin Rizqiwanto (mdk/lia)

Baca juga:
Jurus Jitu Bikin Hobi Jadi Ladang Bisnis
Tips Jitu Mulai Bisnis Kecil-kecilan
Menyulap Sampah Plastik Menjadi Barang Bernilai Ekonomis
Pria Ini Gratiskan Makanan Setiap Hari untuk Semua Orang, Alasannya Bikin Haru
Raup Untung di Musim Hujan, Coba 5 Ide Bisnis Ini
5 Bisnis Pendulang Rupiah Besar Saat Banjir Datang
VIDEO: Warung Unik Jakarta, Terpisah Kali Terhubung Tali

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.