Berlibur ke Cilacap, Anak TKA Asal China Mengalami Gejala seperti Corona

PERISTIWA » MALANG | 27 Januari 2020 20:48 Reporter : Abdul Aziz

Merdeka.com - Tim Penyelidikan Epidemiologi dari Dinas Kesehatan dan KKP Cilacap melakukan investigasi pada salah satu warga China yang tengah berkunjung ke Cilacap. LS (29), putri dari tenaga kerja asing (TKA) asal China dilaporkan mengalami gejala yang mirip dengan virus corona seperti demam, batuk, pilek dan lemas.

"Gejala tersebut dirasakan sejak hari Minggu tanggal 26 Januari 2020. Masih gejala, belum bisa divonis corona," kata Kepala Dinas Kesehatan Cilacap, Pramesti Griana Dewi via aplikasi pesan singkat, Senin (27/1)

Dari hasil investigasi diketahui pada tanggal 28 Desember 2019, salah satu TKA PLTU Cilacap cuti pulang ke Wuhan, China. Beberapa pekan berselang, pada tanggal 21 Januari 2020 TKA tersebut mengajak istri ke Indonesia.

Putri TKA tersebut, LS (29) dari Shanghai, janjian ketemuan dengan orang tuanya di Bandara Soekarno Hatta. Lima hari berselang, LS sakit demam.

"Pada Minggu 26 Januari 2020, LS mengeluh demam, batuk, pilek, lemas. Sudah minum antibiotik dan obat batuk," kata Pramesti.

Pada hari Senin, (27/1), kondisi LS membaik, suhunya 36,5 derajat. Dia masih mengalami sedikit batuk dan pilek dan sedikit lemas. Untuk memastikan kesehatan LS, ia telah dirujuk ke RS Margono, Purwokerto, Banyumas. (mdk/cob)

Baca juga:
Benarkah Pemerintah China Tutupi Angka Sebenarnya Korban Virus Corona?
Negatif Corona, Pramugari yang Pulang dari China hanya Flu Biasa
KJRI Hong Kong dan Shanghai Keluarkan Imbauan Kesehatan Bagi WNI Hindari Virus Corona
Citilink akan Pulangkan 180 Wisatawan China yang Berkunjung ke Solo
Jadi Rujukan Penanganan Pasien Corona, RSSA Malang Siapkan 30 Dokter Ahli
Siapkan Ruang Isolasi di RS, Dinkes Banten Imbau Warga Tak Panik Soal Virus Corona

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.