Bermodal Dompet Kosong, Residivis Bawa Kabur 5 Motor Ojek Online

Bermodal Dompet Kosong, Residivis Bawa Kabur 5 Motor Ojek Online
PERISTIWA | 19 November 2020 01:03 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Muhammad Rifai (19), kembali meringkuk di penjara. Pemuda yang tinggal di Jalan AM Sangaji, Samarinda, Kalimantan Timur itu, dibekuk polisi kemarin, dalam kasus penggelapan motor. Lima motor dia bawa kabur dalam sepekan, bermodal jaminan dompet kosong.

Pengungkapan kasus itu berawal dari laporan 3 orang driver ojek online ke Polsek Sungai Pinang, 11 November 2020 lalu. Motor ketiga driver dibawa kabur orang lain yang sebelumnya memesan lewat aplikasi.

"Ketiga pelapor adalah driver ojek online. Ciri-ciri pelaku yang dilaporkan sama, modusnya sama," kata Kapolsek Sungai Pinang AKP Rengga Puspo Saputro, dalam penjelasan di kantornya, Jalan DI Panjaitan, Rabu (18/11).

Rengga menerangkan, pelaku saat order berpura-pura tidak memiliki uang. "Minta diantar ke rumah orang Bapaknya. Karena tidak punya uang, pinjam motor driver," ujar Rengga.

"Jaminannya dompet. Tapi setelah dicek, dompetnya kosong, tidak ada isi apapun, tidak ada kartu identitas apapun. Motor yang dipinjamkan, tidak kembali, dibawa kabur pelaku," tambah Rengga.

Berbekal informasi itu, polisi bergerak melakukan penyelidikan, dan menangkap pelaku kemarin, di rumahnya. "Kami amankan 5 motor dari pelaku ini, yang berhasil dia gelapkan dalam seminggu. Dari 5 unit, baru 3 pemilik yang lapor, ya dari driver ojol itu," terang Rengga.

"Jadi, pelaku ini menitipkan masing-masing motor, ada di rumah keluarganya, di rumah temannya, dan ada disimpan di rumahnya. Motor yang dia gelapkan, tambah Rengga.

Belakangan diketahui, Rifai bukan pemain baru. Dia adalah residivis terkait kasus yang sama, penggelapan. "Sebelumnya, kasus penggelapan handphone juga milik ojol. Begitu keluar penjara, sekarang gelapkan motor," jelas Rengga.

"Jadi sekali lagi, modusnya meninggalkan dompet kosong, pura-pura tidak punya uang lalu bawa kabur. Ya itu, alasan ke rumah orangtuanya. Kami terapkan pasal 372 KUHP tentang penggelapan," tandasnya. (mdk/gil)

Baca juga:
Aksi Dipergoki Satpam Perumahan, Begal Motor di Bekasi Todongkan Pistol
Bacok Korban yang Melawan, Dua Pelaku Begal di Serang Dibekuk Polisi
Mayat Luka Tusuk Bagian Leher di Tanjung Priok Diduga Kuat Korban Begal
Anggota Marinir Dibegal Saat Bersepeda, Pelaku 4 Orang Naik Motor
Wagub DKI Ajak Warga Giatkan Siskamling, Cegah Begal Sepeda Beraksi di Ibu Kota
Pesepeda di Jakarta jadi Korban Begal, DPRD DKI Minta Dishub Perbanyak Kamera CCTV

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami