Bermodal Video Porno, Iwan Cabuli Anak Berkebutuhan Khusus di Cakung

Bermodal Video Porno, Iwan Cabuli Anak Berkebutuhan Khusus di Cakung
PERISTIWA | 10 Maret 2020 01:31 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Koleksi video porno di handphone menjadi sarana Iwan memperdaya Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) berusia 13 tahun. Kini, Perban putih berlumur obat merah melingkar di kaki kanan.

Dia ditembak Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara karena kabur ketika ditangkap di Kawasan Cakung, Jakarta Utara.

Kapolsek Cilincing Kompol Imam Tulus Budiono mengatakan, Iwan mencabuli remaja itu dari Januari hingga Maret 2020. Tercatat sebanyak tiga kali dicabuli.

Dia menerangkan, awal mulanya, tersangka memperlihatkan handphone yang berisikan video porno.

"Film porno itu diperlihatkan ke korban, korbannya. Diajak lah sama tersangka ini untuk melakukan persetubuhan," katanya kepada awak media, Senin (9/3).

1 dari 1 halaman

Imam menjelaskan, korban juga diiming-imingi diberikan uang Rp200 ribu setiap kali mau diajak berhubungan inti di rumah kosong. Tapi pada kenyataannya, korban hanya diberi Rp20 ribu usai berhubungan badan.

Kasus ini terungkap setelah orang tua korban melapor ke Polsek Cilincing. Jajaran Reskrim pun diturunkan memburu pelaku.

"Diketahui tersangka ini melarikan diri. Sehingga kita melakukan penyergapan dan pengembangan terhadap tersangka sampai akhirnya kita tangkap di wilayah Cakung," tegasnya.

Imam mengatakan, pihaknya terpaksa menembak kaki pelaku karena hendak melarikan diri.

"Kita berikan tindakan tegas terukur. Tersangka dilumpuhkan sehingga bisa kita tangkap dan kita bawa ke Mapolsek," tutupnya.

Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 81 Undang-Undang RI No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun kurungan.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com (mdk/fik)

Baca juga:
Setelah Diperkosa, Siswi SMA di Kupang Didorong ke Jurang
Sering Nonton Film Porno, Remaja Bunuh dan Perkosa Siswi MTs di Sumut
Diajak Pesta Miras Oplosan, ABG 13 Tahun Dicabuli 3 Pemuda di Jember
Bocah 14 Tahun di Tanjung Balai Diduga Diperkosa dan Dianiaya Hingga Tewas
AMDI Sebut 85 Persen Pelaku Kejahatan Anak Adalah Orang Terdekat
Keponakan di Kukar 2 Tahun Jadi Budak Nafsu Paman, Ayah Korban Diancam Parang

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Menolak Bahaya Lebih Baik Daripada Mengejar Manfaat

5