Berontak Saat Mau Disembelih, Sapi dari Jokowi Tendang Warga Gunungkidul

PERISTIWA | 11 Agustus 2019 21:31 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Presiden Jokowi menyumbangkan dua ekor sapi untuk wilayah DIY. Dua sapi ini diserahkan ke Istana Negara Yogyakarta dan seekor lagi diserahkan ke Masjid Nurma'unah yang ada di Desa Mulusan, Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunungkidul.

Sapi yang disumbangkan ke Masjid Nurma'unah sendiri merupakan sapi berjenis metal dengan ukuran besar. Bobot sapi berwarna hitam dan putih ini mencapai 1,1 ton.

Saat akan disembelih, sapi sumbangan Jokowi ini sempat berontak. Akibatnya seorang warga yang tengah memegang sapi mengalami luka ringan.

Ketua Takmir Masjid Nurma'unah, Sumarno mengatakan, dibutuhkan belasan orang warga untuk menyembelih sapi sumbangan dari Jokowi. Ukuran sapi yang besar disebut Sumarno membutuhkan tenaga ekstra untuk menyembelihnya.

"Tadi ada sekitar 12 orang yang ikut menjagal sapi (sumbangan Jokowi). Sapinya cukup kuat tadi. Selain itu, tadi sempat terhambat karena alat yang kurang kuat, tapi alhamdulilah proses penyembelihan bisa dilaksanakan," ujar Sumarno, Minggu (11/8).

Sumarno menjelaskan terkait insiden berontaknya sapi hingga menyebabkan seorang warga luka ringan, karena sapi berukuran besar sehingga sulit untuk dikendalikan. Kebetulan, warga yang memegang tali salah posisi dan terkena tendangan sapi.

"Satu orang terluka karena tadi salah posisi (saat menarik tali saat proses menyembelih sapi sumbangan Jokowi). Dia mengalami luka ringan pada kaki kanan. Tidak apa-apa," ungkap Sumarno.

Sumarno menambahkan, daging sapi dari Jokowi itu akan dibagikan kepada warga Watugilang B. Ada 350 warga yang mendapatkan daging tersebut. Selain itu daging juga akan dibagikan pada warga di luar Watugilang B.

"Dagingnya dibagikan ke 350 warga yang berada lingkungan Masjid. Terus daging juga kami bagikan ke luar Watugilang B, karena ada 13 proposal yang masuk ke kami," tutup Sumarno.

(mdk/rnd)