Bersama Bapetan dan Batan, Polri Lakukan Proses Clean Up Zat Radioaktif

Bersama Bapetan dan Batan, Polri Lakukan Proses Clean Up Zat Radioaktif
PERISTIWA | 29 Februari 2020 01:00 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Polri masih terus melakukan penyelidikan bersama dengan Bapetan dan Batan terkait temuan zat radioaktif CS 137 di salah satu rumah warga Blok A 22, Perumahan Batan Indah. Penyelidikan ini dilakukan sudah berjalan selama 13 hari lalu.

"Kepolisian bekerjasama Bapeten dan Batan sedang melakukan proses clean up dan dekontaminasi untuk mengurangi kontaminasi yang terjadi antara zat radioaktif dengan lingkungan dan menjamin agar area tersebut tidak terpapar kembali," kata Kabagpenum Divhumas Mabes Polri Kombes Asep Adi Saputra di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (28/2).

Ia menyebut, pihaknya sudah mengambil tanah dan vegetasi sebanyak 450 drum. Semua itu diambil termasuk yang berasal dari penemuan di rumah SM dan sekitarnya, kemudian dibawa ke PTLR untuk diteliti.

"Berdasarkan penelitian Bapeten tingkat paparan zat radioaktif sudah mengalami penurunan yaitu 2 micro sivert perjam. Densus 88 dari bagian KBR (Kimia, Biologi dan Radioaktif) memiliki alat yang dapat mendeteksi adanya zat radioaktif di suatu area," sebutnya.

Menurutnya, SM berpotensi melanggar hukum terkait penyimpanan zat radioaktif CS 137 dan beberapa zat lainnya secara ilegal. Untuk status SM sendiri, kini masih sebagai saksi dan masih dilakukan penyelidikan.

"Apabila pelanggaran hukum terjadi maka seseorang dapat diancam dengan Pasal 42 dan Pasal 43 uu No. 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran dengan hukuman penjara 2 tahun dan denda Rp 100 juta," pungkasnya.

Sebelumnya, tim gabungan mendapati sumber zat radioaktif di Perum Batan Indah Blok A 22, yang ditengarai memiliki aktivitas lebih tinggi dari penemuan sebelumnya, di lahan kosong perumahan tersebut.

"Kami meminta kepada pihak Kepolisian dan Bapeten untuk mengusut tuntas kepemilikan bahan radioaktif secara tidak sah," ucapnya

Anhar menegaskan, bahwa Batan akan tetap melanjutkan kegiatan penelitian dan pengembangan teknologi nuklir untuk kesejahteraan.

"Batan melanjutkan kegiatan litbang dan pemanfaatan iptek nuklir di berbagai bidang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan cita-cita founding fathers RI dengan memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan yang ketat," tegas Anhar.

Baca Selanjutnya: Penjelasan Bapeten...

Halaman

(mdk/ded)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami