Bersedia Jadi Menteri, Nadiem Makarim Bahas SDM hingga Investasi dengan Jokowi

PERISTIWA | 21 Oktober 2019 11:28 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Pendiri serta CEO Go-Jek, Nadiem Makarim mengakui telah diminta oleh Presiden Jokowi menjadi menteri di Kabinet Kerja periode kedua. Soal posisi, Nadiem enggan mengungkapkan dan menyebut presiden yang akan mengumumkan langsung.

"Dari dulu misi saya di Go-Jek ingin menampilkan Indonesia di panggung dunia. Ini merupakan kelanjutan dari misi itu dalam satu skala yang lebih besar," kata Nadiem yang berkemeja putih usai bertemu Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10).

"Mengenai posisi itu nanti akan diumumkan bapak sendiri," imbuh dia,

Ditanya hal apa saja yang dibahas dalam pertemuan dengan Jokowi, Nadiem mengungkapkan, visi misi pemerintah untuk lima tahun ke depan. Termasuk hal-hal yang telah disampaikan Jokowi dalam pidato usai pelantikan di Gedung DPR kemarin.

"Hal-hal mengenai visi presiden seperti pengembangan SDM, reformasi birokrasi, peningkatan investasi dan lain-lain. Jadi butir-butir KPI (key performance index) pemerintahan 5 tahun ke depan," ujarnya.

Nadiem mengaku telah menerima permintaan Jokowi untuk posisi menteri. "Saya merasa ini suatu kehormatan yang luar biasa. Saya telah diminta untuk bergabung di kabinet pak presiden. beliau percaya saya dengan tanggung jawab ini, dan saya menerima. Dan saya sangat senang sekali hari ini karena memang ini menunjukkan bahwa sebenarnya kita maju ke depan dan siap berinovasi juga," pungkasnya.

Baca juga:
Wishnutama Tiba Istana: Disuruh Datang Saja
Usai Bertemu Jokowi, Mahfud MD Mengaku Bahas Hukum dan HAM, Diminta Jadi Menteri
Ini Profil Christiany Eugenia Paruntu yang Dipanggil Jokowi Jelang Pengumuman Menteri
Jelang Pengumuman Menteri, Bupati Minahasa Selatan Tetty Paruntu Datangi Istana
Giliran Bos Go-Jek, Nadiem Makarim Datangi Istana
Profil Nadiem Makarim, Pendiri GoJek yang Dipanggil Jokowi Jelang Pengumuman Menteri

(mdk/bal)