Bertemu Grup EMTEK, Jaksa Agung Janji Terbuka ke Masyarakat

Bertemu Grup EMTEK, Jaksa Agung Janji Terbuka ke Masyarakat
PERISTIWA | 27 Februari 2020 12:03 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Elang Mahkota Teknologi atau Grup Emtek bertamu ke Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Kamis (27/2). Pertemuan dalam rangka silaturahim sekaligus berdiskusi mengenai peranan media bagi masyarakat.

Jaksa Agung menyambut kedatangan Grup Emtek sekaligus memberikan apresiasi. Dia didampingi sejumlah jajaran Kejagung, salah satunya Kapuspenkum Kejagung Heri Setiyono.

"Media dengan kita ya memang perlu kerja sama. Mabes polri dengan medianya sudah canggih, kita perlu menuju ke sana juga," tutur Burhanuddin di Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (27/2).

Burhanuddin menjelaskan, kerja sama yang dimaksud dalam arti Kejagung nantinya dapat mengelola informasi agar dapat sepenuhnya tersampaikan kepada masyarakat.

"Kami mendapat suatu pencerahan mengelola suatu media. Karena apapun yang kita lakukan, kerja apapun yang kita lakukan, tanpa media, masyarakat tidak tahu yang kita kerjakan," katanya.

Burhanuddin menyebut, media menjadi sarana menyampaikan pertanggungjawaban kinerja instansi ke publik. Masyarakat layak mengetahui bahwa kejaksaan menjalankan peran yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

"Kerja sama ini tentu dalam rangka penguatan dan keterbukaan kita dengan Grup Emtek tentang berita," ujar Burhanuddin.

Direktur Utama Indosiar yang juga Direktur SCM, Imam Sudjarwo mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kinerja Kejagung di bawah kepemimpinan ST Burhanuddin.

"Kita media yang betul-betul netralitas dan itu harus dijunjung tinggi. Dan tetap kita support (tidak menutupi) pemerintah terkait keberhasilan," jelas Imam.

Pemimpin Redaksi SCTV dan Indosiar Mohamad Teguh kemudian mengangkat salah satu isu hangat yakni dugaan korupsi Jiwasraya. Kejagung di bawah kepemimpinan ST Burhanuddin dinilai cepat menetapkan tersangka kakap dan sigap menelusuri aset kasus tersebut.

"Ini kan memerlukan strategi, bagaimana mungkin jaksa mengetahui. Dari hasil goreng-goreng atau penggembosan aset kemudian dengan cepat ditelusuri. Kita pikir ini luar biasa. Di kasus asuransi ini kita melihat asuransi ini bolong. Kita apresiasi sekali Kejagung," beber Teguh.

Dalam kesempatan itu, Pemimpin Redaksi Liputan6.com Irna Gustiawati turut memberikan gambaran media dalam lingkup digital masa kini. Sementara Pemimpin Redaksi Merdeka.com Ramadhian Fadillah mengulas perlunya masyarakat mengenal sosok jaksa yang layak menjadi teladan, khususnya oleh generasi milenial.

"Perlu ada cerita teladan seperti Baharuddin Lopa (mantan Jaksa Agung). Ini bisa menginspirasi generasi muda," ujar Ramadhian.

Jaksa Agung ST Burhanuddin berterima kasih atas setiap masukan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut. Dirinya dan Direktur SCM, Imam Sudjarwo kemudian bertukar plakat secara simbolis mewakili antar instansi.

Hadir juga dalam kegiatan itu Corporate Secretary PT Surya Citra Media (SCM), Gilang Iskandar dan Corporate Relations SCTV dan Indosiar, Uki Hastama.

Reporter: Nanda Perdana Putra

Sumber: Liputan6.com (mdk/noe)

Baca juga:
Tim AMC Intelijen Kejagung Tangkap Terpidana Bandar Sabu dan Pencucian Uang
Peran Tersangka Satya Wijayantara di Kasus Korupsi Bank BTN
Tak Mau Ganggu Investasi, Jaksa Agung Perintahkan Penegakan Hukum Tidak Bikin Gaduh
Akui Penegakan Hukum Belum Memenuhi Rasa Keadilan, Jaksa Agung Siapkan Diskresi
Kejagung Buka Kemungkinan Tersangka Baru di Kasus Jiwasraya
Jaksa Agung Sebut Akan Ada Tersangka Baru Kasus Jiwasraya

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami