Bertemu Pengurus PGRI, Jokowi Minta Masukan Soal Guru Honorer

PERISTIWA | 5 Desember 2018 14:57 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo bertemu pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Istana Merdeka, Jakarta. Jokowi didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Di awal sambutan, dia mengatakan pertemuan ini merupakan realisasi janjinya saat menghadiri Peringatan Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun Ke-73 PGRI Tahun 2018 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/12). Saat itu, Jokowi berjanji mengundang pengurus PGRI ke Istana untuk membahas sejumlah persoalan yang dihadapi guru di Tanah Air.

"Setelah minggu yang lalu kita bertemu di Stadion Pakansari Bogor. Hari ini kita mengundang bapak ibu untuk mendengar lebih detail lagi aspirasi dan kemungkinan hal yang bisa dikerjakan bersama-sama dengan PGRI," ujarnya di Istana Merdeka, Rabu (5/12).

Jokowi menjelaskan, tahun depan pemerintah berkomitmen membangun Sumber Daya Manusia (SDM). Setelah empat tahun belakangan ini pemerintah fokus menggenjot infrastruktur.

Sejalan dengan itu, pria asal Solo ini ingin kualitas guru turus ditingkatkan guna memperbaiki SDM di Indonesia.

"Kualitas guru menjadi kunci, peran utama dalam pembangunan SDM," ucap dia.

Dalam pertemuan ini, dia juga meminta masukan dari PGRI terkait sistem pendidikan. Harapannya, masukan dari PGRI bisa membawa Indonesia ke arah lebih baik dan maju.

"Kami ingin diberi pemikiran dan rekomendasi-rekomendasi apa yang bisa kita kerjakan dalam jumlah besar dan lompatan peningkatan yang besar dalam meningkatkan kualitas guru dan kepala sekolah," kata dia.

"Kemudian soal guru honorer. Saya ingin masukkan soal ini," sambung Jokowi.

Baca juga:
Perintah Presiden Jokowi sampai Menhan Tindak Tegas KKB Papua
Politikus Demokrat Ungkap Sederet Karut Marut Kebijakan Jokowi
Kritikan Prabowo dan Sindiran Jokowi
Jadi Stafsus Mensos, Jusuf Hamka Tak Lagi Jabat Bendahara Timses Jokowi

(mdk/lia)