Besok Keluarga Cendana Dijadwalkan Diperiksa Terkait Investasi Bodong MeMiles

Besok Keluarga Cendana Dijadwalkan Diperiksa Terkait Investasi Bodong MeMiles
PERISTIWA | 21 Januari 2020 13:47 Reporter : Erwin Yohanes

Merdeka.com - Tiga anggota keluarga Cendana atau keluarga mantan Presiden Soeharto) dijadwalkan diperiksa terkait dengan investasi bodong MeMiles pada Rabu (22/1) besok. Selain keluarga Cendana, desainer Aji Notonegoro juga turut diperiksa besok.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, hingga hari ini tidak ada konfirmasi pembatalan atau pun ketidakhadiran dari keluarga Cendana terkait dengan jadwal pemeriksaan besok.

Ketiga keluarga Cendana yang akan diperiksa itu antara lain, Ari Haryo Wibowo Harjojudanto alias Ari Haryo Sigit (AHS). Ari anak dari anak kedua Soeharto, Sigit Hardjojudanto yang berarti cucu dari mantan presiden kedua Indonesia.

Lalu, yang kedua adalah Frederica Francisca Callebaut, istri dari Ari. Dan ketiga adalah Ilsye Aneke Ratnawati. Ilsye, adalah istri dari Sigit Hardjojudanto, yang tak lain adalah putra kedua dari mantan Presiden Soeharto.

"Itu berarti harusnya besok mereka datang. Karena tidak ada konfirmasi pembatalan," katanya, Selasa (21/1).

Ia menambahkan, hingga saat ini, informasi yang diterimanya dari penyidik, keempat orang tersebut masih berstatus sebagai saksi.

Namun ia memastikan, permintaan keterangan keempat orang tersebut, nantinya akan dipakai untuk mengklasifikasikan, apakah mereka sebatas member, atau lainnya dalam kasus investasi bodong MeMiles ini.

"Mendasari pada alat bukti terdahulu berupa berita acara pemeriksaan saksi atau keterangan saksi. Misalnya, keterangan saksi dari ED menyampaikan ada beberapa nama kami klasifikasi kan kemarin sudah ada dua klasifikasi saat kemarin lagi ada satu klasifikasi. Dari ED (Eka Delli) klasifikasi koordinator atau memfasilitasi beberapa public figure teman lainnya selaku member juga top up dan mendapat reward," tegasnya.

Sebelumnya, keterlibatan ketiga nama keluarga Cendana ini, muncul dari berita acara pemeriksaan tersangka utama MeMiles. AHS diduga telah menerima reward berupa mobil mewah dari PT Kam and Kam. Demikian juga dengan istri dan ibu Ari, diduga telah memperoleh reward sejumlah unit mobil.

Kasus investasi bodong MeMiles dibongkar oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur. Dalam kasus ini polisi telah menetapkan 5 tersangka yaitu Kamal Tarachan (47), selaku Direktur PT Kam n Kam; Suhanda (52), sebagai manajer.

Kemudian dr Eva Martini Luisa, sebagai motivator; Prima Hendika, Kepala Tim IT Memiles, serta W, orang kepercayaan direktur PT Kam and Kam yang bertugas membagi reward kepada para member.

Polisi juga menyita barang bukti uang tunai dari tersangka sebesar Rp124 miliar, 20 an unit mobil, dua sepeda motor, serta puluhan barang elektronik dan beberapa aset berharga lainnya. (mdk/ded)

Baca juga:
Diperiksa Polisi, Pinkan Mambo Mengaku Diundang Menyanyi di Acara MeMiles
Menelusuri Markas MeMiles
Membedah Investasi Bodong MeMiles
Investasi Bodong Merajalela, Salah OJK atau Masyarakat?
Belajar Kasus MeMiles, Ini Ciri-ciri Investasi Bodong
Kasus MeMiles, 3 Anggota Keluarga Cendana akan Diperiksa Polisi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami