Biar untung besar, pabrik besar di Palembang campur tahu dengan formalin

Biar untung besar, pabrik besar di Palembang campur tahu dengan formalin
Pabrik tahu formalin di Sumsel. ©2018 Merdeka.com
NEWS | 13 April 2018 14:13 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Polda Sumsel membongkar pabrik tahu yang mengandung formalin. Pabrik itu terbilang besar karena mampu memproduksi delapan ribu tahu per hari. Pabrik tersebut berada di Jalan Setunggal, Kecamatan Ilir Timur III, Palembang.

Seorang pegawai bernama Aong (30) telah ditangkap. Sedangkan pemiliknya tak tahu keberadaannya.

Tersangka Aong mengaku pabrik tahu itu sudah beroperasi sejak empat tahun lalu. Hanya saja, dia berdalih campuran formalin baru diproduksi sekitar empat bulan lalu dengan tujuan lebih tahan lama sehingga lebih banyak meraup untung.

"Saya ditugaskan bos buat mencampur tahu dengan formalin, tapi baru empat bulan ini," ungkap tersangka Aong, Jumat (13/4).

Dikatakannya, dalam sehari pabrik itu bisa memproduksi tahu sebanyak delapan ribu. Semuanya diedarkan ke dua pasar tradisional di Palembang, yakni di Pasar Lemabang dan Pasar Perumnas.

"Setiap hari habis terjual, untungnya bisa lima ratus ribu," katanya.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, mengatakan penggerebekan dilakukan atas laporan warga yang curiga dengan aktivitas pabrik. Penyidik masih memburu pemilik pabrik dan orang yang menjual formalin.

"Tersangka kita kenakan undang-undang kesehatan, undang-undang pangan dan barang berbahaya dengan ancaman lima tahun penjara. Barang bukti 80 ember berisi 8 ribu tahu positif mengandung formalin," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPOM Palembang, Dewi Prawitasari menilai kandungan formalin di tahu itu sangat banyak sehingga mengubah warna menjadi ungu terang. Jika dikonsumsi terus-menerus akan mudah mengalami kanker bahkan kematian.

"Dicampur dua sendok makan formalin saja bisa sebabkan kematian. Ini yang perlu dipahami warga," jelasnya. (mdk/lia)

Baca juga:
Jamu ilegal dijual online, peracik ditangkap BPOM
Hati-hati ladies, 7 makanan ini bisa turunkan kesuburanmu
Awas, konsumsi 10 makanan ini bisa membuatmu terkena siksaan sembelit
Hindari konsumsi 7 makanan ini saat kamu sedang mengalami ISK
BPOM: Cacing pada olahan ikan makarel karena faktor alam, 22 juta kaleng ditarik
Sidak pasar swalayan, BBPOM Padang temukan 145 kaleng sarden isi cacing
Produsen tegaskan produk mengandung cacing hanya makarel bukan sarden

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami