Biaya Kirim Rp180 Juta, Pengiriman Ambulans ke Krayan Tertunda 2 Tahun

PERISTIWA | 2 Agustus 2019 02:28 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Dua ambulans Ford Ranger bantuan Kemenkes di tahun 2017, Rabu (31/7) akhirnya dikirimkan ke Puskesmas Long Layu, yang berada di perbatasan Malaysia, di Nunukan, Kalimantan Utara. Kedua mobil bantuan itu, sebelumnya terparkir 2 tahun di kantor Dinkes Nunukan. Mengingat mahalnya ongkos kirim ke Krayan.

Pengiriman kedua unit ambulans yang diperlukan bagi Puskesmas Long Layu, dilakukan oleh kontraktor, yang terlibat proyek pengadaan jalan di perbatasan Malaysia, Krayan.

"Biaya pengiriman menggunakan APBD Perubahan tahun 2019, dengan nilai kontrak Rp180 juta," kata Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan Parmedy, kepada wartawan di Nunukan, Kamis (1/8).

Ongkos Rp180 juta itu, menurut Parmedy, lebih murah ketimbang pengiriman yang mesti lebih dulu melalui wilayah Sarawak, Malaysia. Dimana, per unit mobil menelan biaya Rp175 juta.

"Jalur pengiriman 2 ambulans ini mulai dari Nunukan ke Sei Manggaris, kemudian jalan darat ke Malainau. Tiba di Malinau, akan diberangkatkan ke Krayan, ikut mobilisasi alat berat milik kontraktor," ujar Parmedy.

Menuju ke Krayan sendiri, memakan waktu hingga 2 bulan, mengingat medan yang tidaklah mudah. "Lamanya waktu mobilisasi, karena membuka jalan baru dari Malinau. Yang dikirim selain ambulan kita, juga alat berat ekskavator," tambahnya.

Terhambatnya ambulans Puskesmas Long Layu dan Long Bawan, tidak terlepas dari aktifnya Camat Krayan yang berusaha mencari jalur alternatif pengiriman yang dalam 2 tahun ini, namun terus gagal. Penyebabnya di antaranya, tingginya tawaran harga jasa travel Malaysia dan Indonesia.

Baca juga:
Menteri-Menteri yang Pernah Ditegur Langsung Presiden Jokowi
Soal Larangan Iklan Rokok, Kominfo Telah Blokir Iklan di 114 Situs Internet
Data Kemenkes per 15 Mei: Petugas KPPS Meninggal 527 Orang, yang Sakit 11.239 Orang
Wabah Cacar Monyet, Menkes Belum Terbitkan Rekomendasi Larangan ke Singapura
Menkes Sebut Petugas KPPS Paling Banyak Meninggal di Pulau Jawa
Kemenkes Sebut Kelelahan Pemicu Sakit yang Sebabkan Petugas KPPS Meninggal
Undang Kemenkes dan IDI, KPU Bahas Banyaknya Petugas KPPS Meninggal

(mdk/rnd)