Bikin Macet, 150 PKL di Pasar Parung Dibongkar

Bikin Macet, 150 PKL di Pasar Parung Dibongkar
PERISTIWA | 26 November 2020 02:03 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, menertibkan 150 Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Raya Parung, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Rabu (25/11). Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho mengatakan bahwa penertiban PKL merupakan kegiatan rutin setiap Rabu dengan sasaran, pedagang yang berjualan di depan pasal dan bahu jalan.

"Ke depan kita akan kerja sama dengan pengelola pasar agar PKL diberikan tempat untuk berjualan di dalam area pasar. Supaya tidak berulang," kata Agus.

Agus mengatakan, bangunan yang ditertibkan juga tidak memiliki izin serta menyebabkan kemacetan lalu lintas di depan Pasar Parung. "Sebelumnya memang kita kaji dulu dan memetakan jumlah PKL yang ada. Jangan sampai setelah dibersihkan mereka balik lagi," kata dia.

Selain itu, kata Agus, dia menargetkan pembongkaran PKL di seluruh Kabupaten Bogor mencapai 1.000 lapak. Namun, target itu dicapai secara bertahap. "Jadi tidak hanya di Parung. Tapi kita akan sisir terus di seluruh pasar se-Kabupaten Bogor. Supaya tidak menimbulkan kerumunan dan kemacetan lalu lintas," katanya. (mdk/gil)

Baca juga:
Pemkot Solo Tindak Ratusan Pedagang Bermobil di Sekitar Pasar Klewer
Jelang Piala Dunia U-20, PKL Manahan Resah
Viral Video Emak-Emak di Tegal 'Cuma Dagang seperti Ini kok Dijaga seperti Teroris'
Draf Raperda DKI Covid-19 Wajibkan Pedagang Kaki Lima Terapkan Protokol Kesehatan
Pemprov DKI Kembali Berencana Izinkan PKL Berjualan di Trotoar
Persiapan Piala Dunia U-20, Pemkot Solo Butuh Rp29 M untuk Tata PKL Manahan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami