BIN Ngaku Sudah Lama Deteksi Kerajaan Agung Sejagat

PERISTIWA | 18 Januari 2020 18:59 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Munculnya klaim kerajaan baru kembali menggegerkan publik Tanah Air. Selain Keraton Agung Sejagat di Purworejo, kini ada Sunda Empire di Bandung.

Kepala BIN Budi Gunawan mengatakan, pihaknya sudah memantau lama soal ini. "Kita sudah mendeteksi itu lama, mungkin baru muncul sekarang. Itu semuanya lama," kata Budi di Jakarta, Sabtu (18/1/2020).

Dia menuturkan, memang keraton-keraton ada yang tergabung dalam Kerajaan Nusantara. Tapi lain halnya jika ada unsur pidananya.

"Lain hal kalau ada unsur pidana di dalamnya. Di antaranya sekarang yang dikembangkan masalah penipuan dan lain, itu yang ditelusuri," pungkasnya.

Dalam kasus ini, Totok dan Fanni ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan dan pembuat keonaran. Mereka dikenakan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 tentang 1946 tentang menyiarkan kabar bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran dan Pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Polda Jateng masih melakukan penelusuran terkait sejauh mana Raja Keraton Agung Sejagat, Totok Santosa, dan ratu, Fanni Aminadia. Dari hasil pemeriksaan diketahui keduanya berhasil melebarkan pengaruh mereka ke Pulau Sumatera.

"Jadi bukan hanya di Purworejo saja, Klaten, Yogya, sampai Lampung juga sudah punya pengikut. Tapi hanya Purworejo yang paling banyak pengikutnya, maka dari itu masih kami dalami," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna saat dikonfirmasi, Kamis (16/1).

Reporter: Putu Merta (Liputan6.com) (mdk/did)

Baca juga:
Ada Konflik dengan Mahapatih Sebelum Keraton Agung Sejagat Berdiri
Pinjam HP Dalih Hubungi Kerabat, Ratu Keraton Agung Sejagat Ternyata Update Status IG
Makam di Halaman Kontrakan Raja Agung Sejagat Dibongkar, Isinya Kendi Ditutupi Kain
Tempati Lapas Semarang, Kondisi Ratu Keraton Agung Sejagat Dipantau Petugas
VIDEO: Warga Temukan Makam di Rumah Kontrakan Ratu Kerajaan Agung Sejagat

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.