BJ Habibie: Ada Orang Pendidikan Hebat Tapi Segala Cara Dihalalkan

PERISTIWA | 25 Juni 2019 13:40 Reporter : Nur Fauziah

Merdeka.com - Presiden ke-3 Republik Indonesia, BJ Habibie menilai bahwa manusia mesti menyinergikan antara pendidikan dan budaya. Manusia sebagai makhluk yang berbudi mesti menguasai keduanya.

"Dia (manusia) mesti kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Harus berpendidikan dan berbudaya. Ada orang yang pendidikan hebat tapi pembudayaan negatif. Itu dihalalkan semua (cara). Tapi ada juga orang yang pembudayaannya top, prilakunya baik, tapi tidak bisa untuk buat makan keluarganya sendiri dia tidak bisa," kata Habibie dalam orasi ilmiah peluncuran Habibie Institute for Public Policy and Governance (HIPPG), di Balai Sidang UI, Depok, Selasa (25/6).

Menurut mantan presiden yang hari ini ulang tahun itu, ada tiga karakter yang juga mesti dimiliki oleh manusia. Mereka adalah kebudayaan, agama, serta pendidikan.

"Saya harus jelaskan karena berkaitan dengan SDM, SDM yang menghendaki adalah SDM yang bebas. Bebas yang bertanggung jawab dan berbudaya," kata Habibie.

"Kenapa kita mau bebas dan merdeka karena kita mau tingkatkan produktivitas, produktivitas itu ditingkatkan dari dua elemen ini. Sedangkan output-nya iman dan taqwanya meningkat," lanjutnya.

Sebelumnya, Presiden ke-3 Indonesia BJ Habibie hari ini, Selasa, 25 Juni 2019 genap berusia 83 tahun. Di usianya yang sudah senja, Habibie mendapatkan kado ulang tahun istimewa dari Universitas Indonesia (UI).

Di hari ulang tahunnya, Habibie mendapatkan kado berupa pembukaan Habibie Institute for Public Policy and Governance (HIPPG) yang berkolaborasi dengan The Habibie Center dan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FA UI).

"Latar belakang pendirian HIPPG adalah untuk menjawab tantangan bangsa berkenan dengan pembentukan tata kelola pemerintahan Indonesia. Meski beberapa kebijakan inovatif telah dikukuhkan, namun pekerjaan rumah belum selesai, diantaranya perubahan lingkungan strategis yang dinamis, rendahnya kualitas kepemimpinan, kebijakan publik yang tidak adaptif, rendahnya akuntabilitas tata kelola pemerintahan, dan rendahnya kualitas layanan publik merupakan tantangan besar bagi terwujudnya pemerintahan yang demokratis sesuai cita-cita reformasi Indonesia," kata Kepala Humas UI Rifelly Dewi Astuti, Depok.

Maka berangkat dari hal itulah, FA UI dan The Habibie Center meluncurkan HIPPG. Menurut Rifelly, HIPPG akan memiliki peran sentral sebagai institusi yang memproduksi pengetahuan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas kebijakan dan tata kelola pemerintahan.

Selain itu, HIPPG juga memiliki peran sentral sebagai poros pengetahuan dalam proses kebijakan dan tata kelola pemerintahan. Serta sebagai institusi yang berdedikasi untuk melatih dan memberikan bantuan bagi pembuatan kebijakan dan analisis kebijakan, dan juga untuk mengadvokasi kebijakan.

"Berbagai kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kebijakan berbasis bukti (evidence based policy), menjembatani produksi pengetahuan untuk kebijakan dan memperkuat kapabilitas pembuatan kebijakan," kata Rifelly.

Acara peluncuran diselenggarakan di Balai Sidang UI, Depok. Dalam kesempatan tersebut, acara juga dihadiri oleh Rektor UI Muhammad Anis dan Dekan FA UI, Eko Parsojo.

Dalam kesempatan itu, Habibie berseloroh bahwa meskipun ia berusia 83 tahun tapi jiwanya masih tetap muda.

"Saya ucapkan terima kasih atas ucapan ulang tahun. Saya bilang, usia saya 83, tapi jiwa saya 38. Saya juga minta maaf karena tidak sempat menyusun paper, kemarin saya baru keluar dari rumah sakit 2 hari dirawat," ucap Habibie.

Pasca acara peluncuran HIPPG, seluruh hadir yang datang menyanyikan lagu selamat ulang tahun yang dipandu pembawa acara. Ia pun mendapatkan ucapan selamat ulang tahun dari banyak hadirin. Habibie juga mendapatkan nasi tumpeng dan segera memotongnya untuk diberikan pertama kali kepada Rektor UI.

Reporter: Yopi Makdori

Baca juga:
Kado Istimewa Universitas Indonesia untuk BJ Habibie yang Ultah ke-83 Tahun
Kondisi Kurang Sehat Tak Urungkan Niat BJ Habibie Ziarah ke Makam Ainun
Bergandengan Tangan, Megawati dan BJ Habibie Saksikan Pemakaman Ani Yudhoyono
VIDEO: BJ Habibie Bertemu Jokowi di Istana Merdeka
Jokowi Terima Kunjungan Habibie di Istana Merdeka
Bertemu Jokowi, Habibie Ucapkan Selamat dan Beri Dukungan

(mdk/rhm)