Blak-Blakan, Novel Baswedan Sebut Dewi Tanjung Tak Logis Sendirian 'Menyerangnya'

Blak-Blakan, Novel Baswedan Sebut Dewi Tanjung Tak Logis Sendirian 'Menyerangnya'
Novel Baswedan jadi pembicara di Gathering Nasional Turuntangan. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah
NEWS | 21 November 2019 15:53 Reporter : Mardani

Merdeka.com - Tudingan merekayasa penyiraman air keras datang kepada penyidik KPK, Novel Baswedan. Tudingan dilontarkan oleh politikus PDIP, Dewi Tanjung.

Dewi bahkan melaporkan Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya, Rabu, 6 November 2019. Menurutnya, kasus penyiraman air keras kepada Novel janggal.

"Saya melaporkan Novel Baswedan penyidik KPK terkait dugaan rekayasa kasus penyiraman air keras. Ada beberapa hal yang janggal dari rekaman CCTV dia, yakni dari bentuk luka, dari perban, kepala yang diperban tapi tiba-tiba mata yang buta begitu kan," ujar Dewi Tanjung.

Dewi menilai Novel tak memiliki bekas luka bakar di kulit wajahnya. Dewi yang mengaku sebagai orang seni menyebutkan bila seseorang yang tersiram air panas reaksinya tidak berdiri tapi terduduk jatuh, terguling-guling ditambah Novel Baswedan tidak membawa air untuk disiram ke matanya.

2 dari 3 halaman

Novel Angkat Bicara

bicara rev3

Novel Baswedan pun angkat bicara. Novel menilai tak logis Dewi Tanjung 'beraksi' sendiri. Novel juga khawatir apa yang dilakukan Dewi Tanjung adalah dalam rangka upaya pengalihan isu.

"Memang kalau satu orang enggak logis. Saya berusaha pakai logika enggak logis, dan saya khawatir ini adalah upaya pengalihan isu. Makanya saya enggak ingin terlalu menanggapi orang lain," katanya dalam wawancaranya di akun Youtube Deddy Corbuzier seperti dikutip merdeka.com, Kamis (21/11).

3 dari 3 halaman

Novel Minta Polisi Selesaikan Kasusnya

polisi selesaikan kasusnya rev3

Novel meminta aparat dan negara segera menyelesaikan kasus penyiraman air keras yang menimpanya dan teror terhadap pegiat antikorupsi. Sebab, jika tidak, akan semakin membuat para pelaku berani terhadap aparat.

"Saya ingin ingatkan kasus yang belum terungkap selesaikan, karena semakin lama nanti semakin menakut-nakuti orang mau memberantas korupsi, semakin membuat orang berani melakukan itu lagi kepada aparatur, dan itu bahaya," katanya.

Berikut video wawancara lengkap Novel Baswedan di akun Youtube Deddy Corbuzier:

(mdk/dan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami