BMKG Imbau Warga Berkulit Sensitif Hati-hati dengan Hujan di Lokasi Karhutla

PERISTIWA | 24 September 2019 02:32 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika meminta relawan Aksi Cepat Tanggap dan masyarakat berkulit sensitif di wilayah terkena dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mewaspadai hujan di sekitar daerah itu. Sebab, hujan tersebut berbahaya bagi kesehatan kulit.

"Ketika ada hujan, bukan berarti bisa berpesta, karena hujan yang membersihkan asap itu sangat berbahaya," kata Kasubdit Analisis Informasi Iklim BMKG Adi Ripaldi di Humanity Distribution Center (HDC) ACT di Gunung Sindur, Bogor seperti dikutip Antara, Senin (23/9).

Dia mengatakan hujan tersebut memiliki tingkat keasaman yang tinggi. Sehingga akan menyebabkan gatal-gatal bagi orang yang berkulit sensitif yang berada di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan.

Bagi masyarakat dan relawan yang berkulit sensitif, dia menyarankan mereka tidak bersinggungan secara langsung dengan air hujan.

"Beberapa orang yang kulitnya sensitif, pasti menimbulkan gatal-gatal. Kalau dipakai untuk mencuci muka juga bisa membuat iritasi buat mata kita," kata dia.

Bagi orang berkulit sensitif dan sudah terkena air hujan di wilayah karhutla, dia meminta untuk membasuhnya dengan air biasa yang ada di dalam rumah.

Selain tidak sehat bagi kulit, dia juga menyebut tingkat keasaman hujan yang terjadi di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan juga tidak baik untuk pertumbuhan tanaman.

"Tanaman pun tidak akan bagus akibat dari campuran debu atau partikulat hujan yang terjadi di karhutla," kata dia.

Adi menambahkan meskipun fluktuatif, tingkat kualitas udara di wilayah karhutla sudah dalam kategori sangat berbahaya. Oleh karena itu, dia mengimbau relawan dan masyarakat untuk benar-benar berhati-hati dan sebisa mungkin menghindari paparan langsung udara di tempat terbuka di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan.

Baca juga:
2019, Luas Karhutla di Indonesia Capai 328.724 Hektare
Wiranto Harap Hujan Bisa Selesaikan Masalah Kebakaran Hutan dan Lahan
Terbang ke Amerika Saat Karhutla, Gubernur Jambi Hadiri Hari Pramuka Dunia
Polda Sumsel Rekomendasikan Cabut Izin PT HBL karena Langgar Aturan
Pelaku Karhutla, Direktur PT HBL Akui Tak Miliki Personel & Alat Atasi Kebakaran

(mdk/ray)