BMKG Tegaskan Isu Akan Terjadi Gempa Magnitude 9 Tidak Benar, Ini Penjelasannya

PERISTIWA | 3 Agustus 2019 15:40 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Ramai informasi yang beredar di sosial media terkait akan terjadi gempa besar magnitude 9, usai gempa Banten yang terjadi Jumat kemarin. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menegaskan isu tersebut tidak benar.

"Isu yang berkembang tersebut tidak benar, karena peristiwa gempa bumi hingga saat ini belum dapat diprediksi oleh siapapun, kapan, di mana, dan berapa kekuatannya," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono kepada wartawan, Jakarta, Sabtu (3/8).

Gempa bumi terjadi akibat deformasi batuan yang terjadi secara tiba-tiba pada sumber gempa yang sebelumnya mengalami akumulasi medan tegangan (stress) di zona tersebut, pengaruh penjalaran stress untuk proses selanjutnya secara kuantitatif masih sulit untuk diketahui.

Rahmat melanjutkan, teori yang berkembang saat ini baru dapat menjelaskan bahwa sebuah gempa bumi utama dapat membangkitkan atau memicu aftershocks, dan masih sulit untuk memperkirakan gempa besar rentetannya seperti beberapa kasus gempa bumi doublet, triplet (dua atau tiga kejadian gempa bumi tektonik dalam waktu dan lokasi yang relatif berdekatan), dan seterusnya.

"Masyarakat diimbau agar tetap tenang, namun waspada dan tidak percaya kepada isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," saran Rahmat.

Selain itu, yang terpenting adalah melakukan langkah-langkah mitigasi terkait kesiapan sebelum, saat dan setelah terjadi gempa bumi.

"Siapkan bangunan rumah anda sesuai dengan konstruksi aman gempa, siapkan perabotan-perabotan yang kuat dan dapat menjadi tempat perlindungan sementara saat terjadi gempa, siapkan jalur evakuasi yang aman di lingkungan tempat tinggal anda, selanjutnya agar terus berlatih untuk evakuasi mandiri, dan terus monitor infobmkg baik melalui sosial media, mobile Apps, website, ataupun kanal-kanal resmi BMKG," ujar Rahmat.

Baca juga:
Potret Korban Gempa di Pandeglang dengan Kondisi Rumahnya yang Rusak
Aksi Prajurit TNI AD Bersihkan Puing Usai Gempa di Pandeglang
Pemkab Pandeglang Minta Pemerintah Bantu Perbaiki Rumah Warga Korban Gempa
Belasan Rumah, 1 Masjid dan 2 SD di Carita Pandeglang Rusak Akibat Gempa
BNPB: Rumah Rusak Akibat Gempa Banten Tidak Memenuhi Standar
Pascagempa Banten, Pengelola Gedung di Jakarta Diimbau Cek Struktur Bangunan

(mdk/cob)

TOPIK TERKAIT