BNN & Bareskrim Gagalkan Penyelundupan Ganja Sekitar 250 Kg, 5 Kurir Ditangkap

BNN & Bareskrim Gagalkan Penyelundupan Ganja Sekitar 250 Kg, 5 Kurir Ditangkap
PERISTIWA | 4 Februari 2020 09:33 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bekerja sama dengan Bareskrim Polri menangkap lima tersangka kurir pembawa ganja seberat kurang lebih 250 kilogram yang diselundupkan menggunakan truk kontainer. Penangkapan dilakukan di sebuah lahan parkir pergudangan ekspedisi di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Selasa (4/2) dini hari.

"Kita kembali melakukan penangkapan dan juga penyitaan terhadap pelaku tindak pidana narkotika dan barang bukti juga bisa kita sita, belum dapat kita hitung secara pasti berapa beratnya. Namun dari informasi dan perkiraan kita kurang lebih 200 sampai 250 kilogram bruto. Kemudian yang kita amankan ada lima orang yaitu adalah kurir," ujar Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari dalam keterangannya.

Arman menjelaskan ganja tersebut dikemas dalam enam kardus yang telah ditaburi biji dan bubuk kopi untuk mengelabui penciuman anjing pelacak. Kardus-kardus berisi narkoba itu kemudian diangkut menggunakan truk kontainer dan dicampur dengan barang-barang kelontong.

Kelima kurir yang masing-masing berinisial GA, EN, IW, GUN, dan IN itu membawa ratusan kilogram ganja menggunakan jalur darat dari Aceh, Medan hingga Lampung, kemudian menyeberang ke Jakarta melalui Pelabuhan Bakauheni.

"Untuk mengelabui petugas, truk kontainer tidak menggunakan kapal roro reguler, melainkan menumpang tongkang, sehingga petugas sempat kehilangan jejak," ucap Arman.

"Hasil pencarian dilanjutkan dan truk tersebut ditemukan di daerah Pluit, Jakarta Utara, di tempat parkir kendaraan-kendaraan ekspedisi," sambung dia.

1 dari 1 halaman

Rencananya, kata dia, ganja-ganja tersebut akan didistribusikan ke para pemesan atau pembeli yang berada di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.

"Tadinya di lokasi (TKP) ini akan dibuat semacam gudang penyimpanan, dan akan dijemput oleh para pemesan antara lain pemesan yang sudah jelas dan bisa kita tangkap berasal dari Bandung dan berasal dari Jakarta," ujar Arman.

BNN menduga peredaran ratusan kilogram barang haram itu dikendalikan oleh seorang narapidana yang saat ini sedang menjalani hukuman di Lembaga Permasyarakatan Tangerang. Saat ini, kelima tersangka dan barang bukti telah dibawa ke Kantor BNN di Cawang untuk penyidikan lebih lanjut. (mdk/ray)

Baca juga:
Anggota Basarnas Kotawaringin Timur Dibekuk Polisi Saat Transaksi Sabu
4 Pengedar Sabu Diciduk di Mampang, 1 Ditembak Mati
Gara-gara Rp300 Ribu, Mahasiswi di Samarinda Bisnis Narkoba
Polisi Gagalkan Penyelundupan 10 Kilogram Sabu & 5.500 Butir Ekstasi dari Malaysia
Polisi Bongkar Sindikat Penyelundup Sabu Cair dalam Mainan Anak dari Malaysia

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami