BNN Gagalkan Peredaran 122 Kg Sabu Lewat Operasi Laut Interdiksi Terpadu

BNN Gagalkan Peredaran 122 Kg Sabu Lewat Operasi Laut Interdiksi Terpadu
narkoba. shutterstock
NEWS | 25 September 2021 16:19 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengakhiri Operasi Laut Interdiksi Terpadu di Pelabuhan Ujung Baru, Dermaga 104, Belawan, Kota Medan. Selama 12 hari, operasi tersebut menggagalkan upaya penyelundupan 122 kg sabu.

"Dalam kurun waktu 12 hari, operasi tersebut mampu menggagalkan upaya penyelundupan 122 kg sabu yang hendak masuk ke perairan Indonesia," tutur Karo Humas dan Protokol BNN Sulistyo Pudjo Hartono dalam keterangannya, Sabtu (25/9/2021).

Selain itu, Pudjo melanjutkan, tim gabungan juga berhasil menemukan dua kali pelanggaran pabean dan dua kali pelanggaran pelayaran. Adapun wilayah yang menjadi sasaran operasi yaitu perairan Selat Malaka, perairan Selat Makassar, Laut Sulawesi, Kepulauan Seribu, serta pelabuhan-pelabuhan yang terhubung dengan wilayah perairan tersebut.

"Sebanyak 15 Kapal Patrol dikerahkan dengan total personel yang diterjunkan 388 orang. Tim gabungan tersebut terdiri dari unsur internal dan eksternal BNN," jelas dia.

Operasi Laut Interdiksi Terpadu resmi dibuka Kepala BNN Petrus Golose pada Selasa, 14 September 2021 di Dermaga Bintang 99, Batam, Kepulauan Riau. Operasi tersebut diharapkan mampu memberikan efek preventif dan represif bagi peredaran gelap narkoba di Indonesia.

"Kehadiran Kapal-Kapal Patroli dengan dukungan personel on board BNN di kapal tersebut mampu memberi efek gentar bagi sindikat peredaran narkoba yang hendak memasukan narkoba ke Indonesia," Pudjo menandaskan.

Reporter: Nanda Perdana Putra (mdk/ray)

Baca juga:
Banyak Lapas Kelebihan Kapasitas, BNN Minta Pecandu Narkoba Direhabilitasi
Ini Respons BNN soal Opsi Rehabilitasi Coki Pardede
Napi di Tegal Perintahkan Pengiriman 110 Gram Sabu ke Lapas Semarang
Di Paripurna, Gerindra Sesalkan Obat Tramadol Dijual Bebas Dikonsumsi Anak
BNN Sebut Pelajar Indonesia Banyak Terpapar Narkoba dan Ganja

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami