BNPB Ingatkan Potensi Banjir dan Longsor di Jalur Mudik Sumatera

PERISTIWA | 31 Mei 2019 18:33 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Deputi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Wisnu Widjaja menyebut, bencana hidrometeorologi atau bencana yang disebabkan hujan, menjadi ancaman mudik 2019. Bencana yang dimaksud adalah banjir dan longsor. Sebab, data BNPB menunjukkan, musim kemarau belum sepenuhnya terjadi.

"21 persen yang baru ke arah kemarau berarti masih ada 79 persen itu berpotensi hujan, hujan ini berpotensi tanah longsor atau banjir," ujar Wisnu di Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat (31/5).

Wisnu menjelaskan, wilayah yang berpotensi terjadi longsor akibat hujan adalah wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Lebih spesifik diperingatkan bagi pemudik yang menempuh jalur di Sumatera bagian utara, pesisir barat, dan bagian tengah.

"Ada potensi untuk terjadi hujan dan bisa memicu longsor. Itu yang perlu hati-hati," imbuhnya.

Sementara, Pulau Jawa, Bali, sampai Nusa Tenggara relatif sudah memasuki kemarau. Kecuali Jawa Bagian barat atau daerah Banten masih basah.

"Di Jawa pada umumnya musim kering," kata Wisnu.

BNPB dan kementerian terkait sudah membuat peta terkait jalur mudik. Risiko bencana di setiap daerah bisa dilihat melalui aplikasi buatan BNPB bernama Inarisk. Di sana bisa dilihat berbagai macam informasi seperti peta resiko longsor sampai gunung berapi.

"Jadi digunakan pada saat ada hujan kita bisa ngecek posisi kita dimana dan itu daerah longsor atau tidak sehingga kita bisa waspada," kata Wisnu.

Baca juga:
H-6 Idulfitri, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Melonjak 300 Persen
Tips Perjalanan Mudik Jadi Asyik dari AXIC, Komunitas Mobil Sejuta Umat
VIDEO: Penyandang Disabilitas Kini Bisa Mudik dengan Nyaman
Daihatsu Siapkan Pos dan Bengkel Siaga selama Libur Lebaran 2019
Presiden Jokowi Tinjau Stasiun Senen, Kejutkan Pemudik
Mudik Gratis 2019, Pegadaian Berangkatkan 2.512 Pemudik Nasabah dan Mitra

(mdk/noe)