BNPB Minta Warga Waspadai Potensi Gempa Susulan di Sulawesi Barat

BNPB Minta Warga Waspadai Potensi Gempa Susulan di Sulawesi Barat
Gempa Sulawesi Barat. ©Liputan6.com/Abdul Rajab Umar
PERISTIWA | 16 Januari 2021 12:17 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat untuk mewaspadai adanya potensi gempa susulan di Sulawesi Barat. Hal ini mengingat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi gempa susulan masih akan terjadi.

"BNPB mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terkait adanya potensi gempa susulan yang berkekuatan signifikan," Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dikutip dari siaran persnya, Sabtu (16/1/2021).

Menurut dia, potensi gempa susulan di Sulawesi Barat dapat memicu adanya longsoran dan runtuhan batu. Kendati begitu, BNPB mengingatkan masyarakat untuk tidak panik dan selalu waspada

"Terutama masyarakat yang tinggal di kawasan perbukitan dengan tebing curam," ucapnya.

BNPB juga mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan pantai atau pesisir untuk selalu waspada dan segera menjauhi pantai apabila merasakan adanya gempa susulan. Raditya meminta masyarakat mengikuti informasi resmi.

"Masyarakat juga diimbau untuk tidak percaya berita bohong atau hoax_ mengenai prediksi dan ramalan gempabumi yang akan terjadi dengan kekuatan lebih besar dan akan terjadi tsunami," jelas dia.

Sebelumnya, beberapa wilayah di Tanah Air diguncang gempa di awal 2021. Gempa magnitudo 5,9 mengguncang Majene, Sulawesi Barat, Kamis, 14 Januari 2021 pukul 13.35 WIB.

Lalu, sejumlah bangunan bertingkat di kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, roboh akibat gempa berkekuatan 6,2 skala richter yang berpusat di Majene Jumat. Adapun gempa ini terjadi pukul 02.28 WITA, Jumat (15/1/2021).

BNPB melaporkan korban meninggal akibat gempa tersebut mencapai 42 orang per Sabtu (16/1/2021). Adapun 34 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan delapan orang di Kabupaten Majane.

Selain itu, BNPB mencatat sebanyak 189 orang mengalami korban luka berat. Sementara itu, 637 orang di Kanupaten Majene mengalami luka ringan dan mendapatkan penanganan rawat jalan.

Sumber: Liputan6
Reporter: Lizsa Egeham (mdk/did)

Baca juga:
Upaya Pencarian Korban Gempa yang Tertimpa Reruntuhan di Mamuju
Tinjau Sulawesi Barat, Mensos Risma Masih Rasakan Gempa Susulan
Dampak Gempa, Pembelian BBM di SPBU Simbuang Mamuju Dibatasi
Hingga Sabtu Pagi, BMKG Catat 32 Gempa Susulan di Sulawesi Barat
2 Karyawan Rumah Makan di Mamuju masih Terjebak Reruntuhan
Ratusan Warga Terdampak Gempa Mengungsi di Stadion Mamuju

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami