Bocah 11 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Bengkel Ayahnya

Bocah 11 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Bengkel Ayahnya
PERISTIWA | 21 Februari 2020 14:49 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Seorang bocah 11 tahun, M Fikri Al Habib, ditemukan tak bernyawa di bengkel milik ayahnya di Huta VII Lamidur Nagori Tanjung Hataran, Kecamatan Bandar Huluan, Simalungun, Sumut, Kamis (20/2) malam. Dia diduga tersengat listrik dari peralatan tempel ban.

Berdasarkan informasi dihimpun, jasad Fikri pertama kali ditemukan abangnya, Wahyu, yang baru pulang ke rumah. Pemuda itu histeris mendapati adiknya telentang tidak bergerak di dalam bengkel.

"Saksi melihat di paha kanan adiknya sudah menempel alat tambal ban menggunakan aliran listrik yang sehari-hari digunakan orangtua mereka," sebut Kasubbag Humas Polres Simalungun, AKP Lukman H Sembiring, Jumat (21/2).

1 dari 1 halaman

Wahyu kemudian memanggil warga sekitar. Mereka mengevakuasi jasad Fikri ke dalam rumah. Saat kejadian orang tua korban sedang tidak berada di rumah. Mereka mengikuti yasinan di kediaman tetangga.

Polisi yang mendapat informasi mengenai kejadian itu mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan.

"Korban diduga meninggal akibat tersengat listrik alat tambal ban milik orangtuanya," pungkas Lukman. (mdk/ray)

Baca juga:
7 Pekerja Tersetrum Saat Perbaiki Atap Rumah Berangka Galvalum, 1 Tewas dan 3 Luka
Ibu Rumah Tangga Tewas Tersengat Tiang Listrik Bekas Terendam Banjir
Ingin Ambil Mesin Air, Suradi Tewas Diduga Tersetrum
Warga Ciputat Tewas Tersengat Listrik saat Banjir
Betulkan Talang Air, Tukang Bangunan Terkena Setrum Listrik 20 Ribu Volt
Pegang Tiang Lampu Jalan, Bocah di Kudus Tewas Tersetrum

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami