Bocah 8 Tahun di Kaltim Berstatus PDP usai Kontak dengan Pasien Positif Corona

Bocah 8 Tahun di Kaltim Berstatus PDP usai Kontak dengan Pasien Positif Corona
PERISTIWA | 9 April 2020 19:03 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Seorang anak perempuan di Kutai Timur, Kalimantan Timur, masuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19. Perempuan 8 tahun tersebut memiliki riwayat kontak erat dengan pasien positif warga Kutai Timur klaster Sinode, yang diisolasi di RSUD Taman Husada Bontang. Anak itu bergejala batuk, punya pneumonia dan kini diisolasi di rumah.

"Sementara pasien positif yang dirawat di Bontang itu sekarang sudah sembuh," kata Plt Kadinkes Kalimantan Timur Andi M Ishak dalam konferensi pers melalui video conference, Kamis (9/4).

Selain itu, seorang perempuan usia 17 tahun di Kutai Timur juga masuk PDP usai perjalanan dari Yogyakarta dengan keluhan batuk, demam, pilek dan melakukan isolasi mandiri di rumah.

Sedangkan di samarinda terdapat tiga warga yang berstatus PDP. Ketiganya diketahui pernah bepergian ke acara Ijtima di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Mereka diisolasi di RSUD AW Syachranie Samarinda.

"Tiga PDP di Samarinda ini semua laki-laki usia 50 tahun 2 orang, dan satunya lagi usia 22 tahun. Ketiganya punya keluhan demam, batuk, sesak nafas, dan dirawat di RSUD AW Syachranie," ujar Andi.

Hingga Kamis, tercatat ada 2.197 orang dalam pemantauan (ODP) di Kalimantan Timur, dan 73 orang menunggu hasil swab laboratorium. Sedangkan yang positif corona tercatat tetap 32 kasus, di mana enam diantaranya sembuh dan satu orang meninggal dunia. (mdk/cob)

Baca juga:
Kasus Covid-19 Tambah 337, Masyarakat Diingatkan Disiplin Jaga Jarak dan Pakai Masker
Gojek & Yayasan Anak Bangsa Bisa Bagikan 1 Juta Voucher Makan per Minggu untuk Mitra
Pandemi Corona, Koalisi Arab Nyatakan Gencatan Senjata di Yaman Selama Dua Pekan
Bos Bulog Curhat soal Sopir Truk Enggan Angkut Bahan Pangan saat Covid-19
Aksi Iron Man hingga Captain America Sterilisasi Pengendara di Pasuruan
LPS Bakal Tegur Bank yang Tutup Kantor Cabang dan Tak Layani Nasabah

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami