Bocah di Bandung Tewas Usai Dipatuk Ular Weling

PERISTIWA | 24 Januari 2020 14:13 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - AR (11), warga Ujungberung, Bandung, meninggal dunia usai dipatuk ular weling. Peristiwa itu terjadi pada Rabu 22 Januari kemarin.

Peristiwa itu bermula saat Rabu pagi pukul 08.30 Wib, AR terlihat membawa ular sepanjang lebih kurang 1,5 meter. Orangtua dan warga yang melihat ulah mengerikan A sempat memperingatkan agar tidak bermain dengan ular. Tapi katanya hendak dijual.

Setengah jam kemudian, terdengar suara AR meminta tolong. Ternyata dia dipatuk ular.

"Anak saya ngasih tahu dia dipatuk ular. Saya obatin pakai air anget, garam," kata Diah (38), ibunda AR, kepada wartawan, Jumat (24/1).

Dia memang melihat bekas gigitan di tangan AR. Diah sempat melakukan penanganan awal dengan air hangat ditambah garam dan bagian jari yang terluka diikat.

"Dia enggak kelihatan sakit, saya pergi ada rapat. Pas pulang anak udah enggak sadar," katanya.

AR sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Ujungberung. Namun nyawanya tidak tertolong. "Dibawa ke rumah sakit meninggal," katanya.

Diah sendiri tidak mengetahui dari mana AR mendapatkan ular tersebut. "Enggak tahu dari mana ularnya," katanya.

Petugas yang tiba di lokasi sempat melakukan penyisiran selama satu jam mencari keberadaan ular tersebut. (mdk/lia)

Baca juga:
Hati-Hati, Inilah Bahayanya Ular Weling dan Cara Menangani
Sioux Ular Indonesia Sebut Isap Bekas Gigitan Weling Percepat Fase Sistemik Mematikan
Sekuriti di Serpong Tewas Digigit Saat Tangkap Ular Weling
Evakuasi Dokumen yang Terendam Banjir, Kepala BPN Kota Bekasi Dipatok Ular
Ular Sepanjang 1,5 Meter Ditemukan di Kamar Mandi Warga Jember
Lagi Mandi, Warga di Karawang Berteriak Didatangi Ular Sanca Sepanjang 4 Meter
Wali Kota Depok Keluarkan Edaran Terkait Teror Ular

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.