BPBD Sumsel Sebut 11 Penambang Batubara Tewas Saat Gali Terowongan Sedalam 20 Meter

BPBD Sumsel Sebut 11 Penambang Batubara Tewas Saat Gali Terowongan Sedalam 20 Meter
PERISTIWA | 22 Oktober 2020 15:55 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan menyebut sebelas orang yang tewas dalam insiden longsornya tambang batubara ilegal di Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjung Agung, Sumatera Selatan, saat itu sedang menggali terowongan sedalam 20 meter. Terkait peristiwa yang terjadi pada Rabu (21/10) kemarin, polisi sudah memeriksa tiga penambang yang selamat.

Kabid Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel, Ansori, mengungkapkan terowongan itu digali sebagai akses menuju mulut tambang. Saat kejadian, hujan turun dengan intensitas tinggi sehingga tanah bergerak dan ambles lalu menimpa para korban.

"Informasi sementara mereka sedang menggali terowongan untuk jalan menuju tambang. Kedalamannya 20 meter, para penambang tertimbun," ungkap Ansori, Kamis (22/10).

Lokasi tambang ilegal berada di hutan dan dihimpit perbukitan. Para penambang tidak mempertimbangkan cuaca saat beraktivitas.

"Kontur tanah sudah labil karena terbentuk terowongan," ujarnya.

Kapolsek Tanjung Agung, AKP Faisal Manalu, mengatakan pihaknya sudah menutup tambang dengan garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Tiga korban selamat sedang menjalani pemeriksaan di Mapolres Muara Enim guna mengungkap kronologis kejadian.

"Ada 14 penambang yang bekerja, sebelas meninggal dan tiga selamat. Korban meninggal sudah dimakamkan, dan yang selamat masih diperiksa," kata Faisal. (mdk/lia)

Baca juga:
Tanah Longsor di Muara Enim, 11 Orang Tewas
Pemda Diminta Perketat Pengawasan Usai 11 Penambang Batubara Tewas di Muara Enim
Tambang Batubara Rakyat di Muara Enim Longsor, 11 Penambang Tewas
Cegah Bencana Hidrometeorologi, Bupati Bogor Minta Warga Tak Mudah Alihfungsi Hutan
Kabupaten Poso Diterjang Banjir dan Longsor
Kepala BNPB Minta Seluruh Daerah Tiru Kesiapsiagaan Garut Hadapi Bencana

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami