BPCB Trowulan Eskavasi Penemuan Petirtaan Kuno Di Gunung Klotok Kediri

BPCB Trowulan Eskavasi Penemuan Petirtaan Kuno Di Gunung Klotok Kediri
PERISTIWA | 26 November 2020 10:16 Reporter : Imam Mubarok

Merdeka.com - Sebuah bekas petirtaan kuno ditemukan di kaki Gunung Klotok, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojorot, Kediri. Tim BPCB Trowulan dan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Olahraga setempat melakukan eskavasi penyelamatan bangunan agar menampakkan kembali bangunan secara keseluruhan.

Tim Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Trowulan menyebut situs berupa struktur batu bata kuno dan sumber mata air tersebut diyakini sebuah patirtaan dari peninggalan era kerajaan Khadiri.

Arkeolog Nugroho Harjo Lukito mengatakan penemuaan petirtan tersebut berawal dari kegiatan zonasi Candi Klotok pada tahun 2017 lalu. Berdasarkan hasil survei di kawasan Gunung Klotok, ditemukan sejumlah titik lokasi yang berpotensi menyimpan benda cagar budaya. Salah satunya struktur batu bata kuno dan sumber mata air yang dimanfaatkan penduduk setempat sebagai irigasi.

Dari hasil eskavasi hari kedua, tampak sebuah bangunan bekas patirtaan kuno yang memanjang dari utara ke selatan. Selama ini, bangunan tersebut tertimbun oleh abu vulkanis dari letusan Gunung Kelud serta material tanah longsor dadi puncak Gunung Klotok.

Arkeolog meyakini bangunan tersebut memiliki korelasi dengan tiga candi di puncak Gunung Klotok yang dibangun para era Kerajaan Kediri dan dimanfaatkan hingga zaman Majapahit.

"Bangunan petirtaan biasanya digunakan sebagai tempat mensucikan diri sebelum melakukan ritual peribadatan di candi yang ada di puncak," kata Ketua Tim EskavasiNugroho Harjo Lukito.

Baca Selanjutnya: Sementara itu Kepala Disbudparpora Kota...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami