BPIP Dorong Masyarakat Miliki Kesadaran Literasi buat Lawan Kelompok Ancam Persatuan

BPIP Dorong Masyarakat Miliki Kesadaran Literasi buat Lawan Kelompok Ancam Persatuan
Romo Benny Susetyo. ©2016 Merdeka.com
NEWS | 20 Agustus 2021 14:39 Reporter : Didi Syafirdi

Merdeka.com - Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo berpendapat masyarakat harus memiliki daya tangkal terhadap tantangan masa kini. Khususnya provokasi, fitnah, hoaks dan radikalisme.

"Kita harus mendorong masyarakat agar memiliki kesadaran literasi di era digital ini dan juga harus diimbangi dengan memperkuat wawasan kebangsaan," kata Benny dalam keterangannya, Jumat (18/8).

Menurutnya, kesadaran literasi dan wawasan kebangsaan akan menjadi kekuatan bangsa untuk menghadapi berbagai problem yang ditimbulkan. Terutama oleh kelompok-kelompok yang berusaha menggoyahkan persatuan bangsa.

"Kelompok dan oknum ini berusaha mengadu domba agama, etnis, suku dan serta merta membuat provokasi dan ujaran kebencian yang menimbulkan ketakutan masyarakat di tengah kondisi saat ini," jelasnya.

Dia juga memberikan pandangannya melalui kacamata ajaran agama. "Ujaran kebencian, fitnah, dan provokasi adalah dosa besar karena sejatinya hal tersebut membawa kehancuran kepada martabat kemanusiaan," ujarnya.

Ia berpendapat bahwa pemerintah harus berupaya mendorong daya tangkal masyarakat dengan membentuk komunitas literasi sebagai perlawanan terhadap kelompok yang berupaya memecah belah persatuan dan keutuhan negara.

"Hal ini sebagai gerakan perlawanan kita terhadap kelompok yang mengancam persatuan dan keutuhan negara," tegas Romo Benny panggilan akrabnya.

Ia juga berpesan agar bangsa ini dapat keluar dari problem yang tengah menjerat dengan bersama-sama berkolaborasi misalnya dengan saling tolong menolong, menggalang dana kemanusiaan untuk sesama yang membutuhkan bantuan.

"Kedua, menampilkan positifisme di media sosial dan ruang-ruang publik agar masyarakat secara keseluruhan memiliki pemahaman yang positif atas bangsa ini ke depannya," tandasnya. (mdk/did)

Baca juga:
Tak Hadiri Webinar Lintas Agama, Megawati Ada Pertemuan Tertutup dengan Jokowi
Wamenag Apresiasi BPIP Minta Maaf dan Ubah Tema Lomba Karya Tulis
Minta Maaf, BPIP Akhirnya Ganti Tema Lomba Penulisan
Lomba Penulisan Artikel BPIP Tuai Pro Kontra, PSPBN UIN Sunan Kalijaga Nyatakan Ini
Tanggapan BPIP atas Kasus Capaskibraka Gagal ke Istana karena Masalah Hasil Tes Covid
Yudi Latif Nilai Unhan Bisa Jadi Pusat Pembumian Pancasila & Semangat Bung Karno

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami