BPK Dorong Penerapan Program Wajib Militer ke Kemenhan

PERISTIWA | 17 Juni 2019 15:05 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengusulkan pembentukan program wajib militer kepada Kementerian Pertahanan (Kemhan). Menurutnya, selain berperan dalam operasi militer perang, latihan, persiapan dan pengadaan alutsista dan sebagainya, Kemhan perlu menerapkan program wajib militer, seperti yang dilakukan oleh semua negara maju di dunia.

"Jadi kami mengusulkan agar kita mulai menerapkan wajib militer sebagaimana semua negara maju yang ada di dunia," kata anggota BPK Agung Firman Sampurna usai menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan Kemhan tahun 2018 oleh BPK di Kantor Kemhan, Jakarta seperti dikutip Antara, Senin (17/6).

Dia menilai program wajib militer adalah salah satu upaya untuk meningkatkan pendidikan bela negara dan menjadikan Indonesia menjadi negara yang kuat.

"Sudah waktunya bagi kita meningkatkan program pendidikan bela negara kita menjadi lebih terstruktur yang lebih sistematis dan lebih masif yaitu dengan wajib militer," kata Agung.

Di tempat yang sama, Menhan Ryamizard Ryacudu menyambut baik usulan tersebut, namun usulan itu tidaklah mudah untuk dilakukan.

"Enggak mudah itu ya, itu salah satu wacana dari anak bangsa boleh-saja saja, tapi dari Kemhan belum memikirkan itu dulu," kata Ryamizard.

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) ini menjelaskan bahwa saat ini yang dibutuhkan adalah penguatan terhadap bela negara. Di mana, menjadikan Pancasila dan UUD 1945 sebagai pegangan dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Itu perlu ditanamkan kepada seluruh warga negara. Kalau bela negara itu bagaimana jiwa, pemikiran kita ini tidak berubah, yaitu NKRI dengan dasarnya Pancasila dan UUD 1945 itu yang dipatrikan terus di dada, benak, terutama prajurit, kemudian rakyat karena perang kita adalah perang mindset," kata Ryamizard.

Baca juga:
Ryamizard Heran Sikap Ulama Saat Ini Berbeda dengan Masa Lalu
Kemenhan Beri Proyek Pengadaan Alutsista ke BUMN Senilai Rp 21,9 T
Menhan Resmi Luncurkan Alugoro, Kapal Selam Pertama Buatan Anak Bangsa
Menhan Ryamizard Minta Ulama Ikut Terus Menjaga Keutuhan NKRI
Mengupas Pesawat Jumbo A400M Diincar TNI, Harganya Capai Triliunan

(mdk/ray)