BPN Minta Pemerintah Selesaikan Kasus Kematian TKI Adelina Mandek di Malaysia

PERISTIWA | 24 Februari 2019 02:33 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mendorong pemerintah berperan aktif dalam penyelesaian kasus buruh migran di luar negeri. Dia meminta Kementerian Luar Negeri konsisten melakukan langkah-langkah diplomatik untuk melindungi hak-hak migran Indonesia di luar negeri.

"Saya meminta pemerintah membantu penuntasan kasus-kasus di luar negeri yang berkaitan dengan pekerja migran kita. Lindungi suara rakyat dan beri bantuan hukum untuk mereka," kata Rahayu, Sabtu (23/2).

Anggota Komisi VIII DPR RI itu mencontohkan kasus kematian Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bernama Adelina Lisau yang bekerja di Malaysia dan ditemukan tewas pada Febuari 2018. Kini sang ibunda bernama Yohana Banunek menuntut keadilan atas kematian anaknya di Malaysia. Namun, kasus yang sudah berjalan setahun itu terkesan jalan di tempat di pengadilan.

"Keluhan ini seharusnya segera direspons pemerintah. Jangan dibiarkan ibu Yohanne berjuang sendiri mencari keadilan," ucapnya.

Maka dari itu, Rahayu mendorong pemerintah Indonesia membantu menyelesaikan kasus tersebut. Ketua DPP Bidang Advokasi Perempuan Partai Gerindra itu tak ingin ada preseden buruk bagi imigran Indonesia lainnya.

"Sikap diam pemerintah akan memberikan perseden buruk bagi imigran Indonesia lainnya yang sedang mencari keadilan di negara-negara lain. Saya menekankan agar Kemenlu segera bereaksi atas mandeknya pengadilan pembunuh Adelina," tandasnya.

Untuk diketahui, Seorang TKI bernama Adelina Lisau yang bekerja di Malaysia ditemukan tewas pada Febuari 2018. Adelina tergeletak di teras rumah bersama anjing majikannya. Dia pun sempat diselamatkan oleh petugas dan dibawa ke rumah sakit.

Namun keesokan harinya, perempuan berusia 20 tahunan itu meninggal dunia. Hasil pemeriksaan menunjukkan wajah Adelina luka memar.

Pihak kepolisian langsung menangkap majikan, ibu dan anak perempuannya. Para pelaku langsung disidang dengan dakwaan kasus pembunuhan dan mempekerjakan orang asing secara ilegal. Namun hingga saat ini belum ada kelanjutan dalam proses persidangannya.

Baca juga:
Didakwa Bunuh Majikan, TKI Pria Terancam Hukuman Mati Di Malaysia
WNI Ditemukan Tewas di Malaysia Diduga Korban Pemerkosaan
Masalah TKI hingga kelapa sawit dibahas Jokowi dengan Deputi PM Malaysia
39 TKI ilegal hendak ke Malaysia ditangkap polisi di Nunukan
Polda Kalbar Gagalkan Penyelundupan 42 TKI Ilegal ke Malaysia
Terlibat Kasus Pembunuhan di Malaysia, WNI asal Lombok Terancam Dihukum Mati
Wanita Diduga WNI Ditemukan Tewas Di Malaysia Tanpa Busana & Tangan Terikat

(mdk/gil)