BPOM: Cacing pada olahan ikan makarel karena faktor alam, 22 juta kaleng ditarik

BPOM: Cacing pada olahan ikan makarel karena faktor alam, 22 juta kaleng ditarik
PERISTIWA | 6 April 2018 12:26 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Temuan cacing pada ikan makarel kaleng menimbulkan reaksi beragam dari masyarakat. Kebanyakan menilai ikan kalengan makarel sama dengan ikan sarden. Kepala badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukita menegaskan, hanya ikan makarel yang terkontaminasi cacing.

Dalam konferensi pers yang dilakukan di kantor BPOM, Penny mengatakan salah satu faktor temuan cacing pada ikan makarel kalengan adalah fenomena alam. Dia memastikan produk ikan makarel kalengan yang terkontaminasi cacing sudah ditarik di pasaran, sampai waktu tak ditentukan.

"Hanya saja ini fenomena alam di mana kualitas bahan baku yang tercemar. Kami katakan ikan makarel sudah dapat dikendalikan, karena kami memberi waktu 1 bulan produk-produk itu ditarik untuk kita evaluasi lebih lanjut," ujar Penny, Jumat (6/4).

bpom sidak makarel di bsd

Dia menyebutkan, ada 22 juta lebih kaleng dari beberapa produk ikan makarel kalengan yang telah ditarik dari pasaran. Tidak hanya itu, untuk sementara produk impor olahan ikan makarel dihentikan.

BPOM dan sejumlah instansi terkait akan membangun sistem tertentu menyikapi kejadian tersebut. Termasuk untuk menyediakan bahan baku produk, ikan makarel.

Dia mengatakan meski tidak menghentikan impor ikan makarel namun ada penilaian tertentu yang akan dibahas sejumlah instansi terkait.

puluhan kaleng ikan makarel disita bpom jateng

"Sementara ini kita tidak akan menerima produk impor namun kita saat ini sedang membangun sistem tentang fenomena alam tersebut," ujarnya.

Indonesia mengimpor ikan makarel untuk diolah menjadi makanan olahan dari beberapa negara yakni China, Jepang, dan Korea. Terhadap ikan makarel, rata-rata pelaku industri ikan tersebut memproduksi 70 ribu ton per tahun, sedangkan ikan sarden mencapai 200 juta ton per tahunnya. (mdk/noe)


Sidak pasar swalayan, BBPOM Padang temukan 145 kaleng sarden isi cacing
Produsen tegaskan produk mengandung cacing hanya makarel bukan sarden
Ketua MUI tegaskan temuan cacing di sarden kalengan berbahaya
Cacing dalam ikan makarel tak berbahaya buat kesehatan tapi ganggu estetika
27 Sarden ditarik BPOM, pengusaha ngeluh rugi miliaran & PHK karyawan
Begini alibi pengusaha terkait cacing dalam ikan sarden makarel

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami