BPOM: Efektivitas Vaksin Diukur Setelah Digunakan pada Kondisi Nyata

BPOM: Efektivitas Vaksin Diukur Setelah Digunakan pada Kondisi Nyata
Ilustrasi Vaksin Covid-19. ©2020 REUTERS
PERISTIWA | 4 Januari 2021 17:38 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan efektivitas vaksin Covid-19 akan diukur setelah vaksinasi dilakukan secara luas di masyarakat pada kondisi nyata di lapangan. Di mana saat ini vaksin Covid-19 Sinovac sudah mulai didistribusikan ke sejumlah daerah, walaupun belum mengantongi izin penggunaan darurat atau EUA.

"Untuk efektivitas vaksin, kami akan terus pantau kemampuan vaksin dalam menurunkan kejadian penyakit di masyarakat dalam jangka waktu yang lama. Jadi efektivitas vaksin diukur setelah vaksin digunakan secara luas di masyarakat, pada kondisi nyata di lapangan atau di dunia pelayanan kesehatan yang sebenarnya," kata Juru Bicara BPOM, Rizka Andalucia, Senin (4/1).

Dia mengatakan, saat ini BPOM sedang melakukan pengujian untuk mendapatkan data-data yang akan digunakan untuk mendapatkan emergency use authorization (EUA) atau otorisasi penggunaan darurat. Untuk memeroleh EUA diperlukan sejumlah parameter seperti parameter efikasi dan imunogenisitas.

Parameter efikasi yakni parameter klinis yang diukur berdasarkan persentase angka penurunan penyakit pada subjek atau kelompok yang menerima vaksin dibandingkan dengan orang yang menerima placebo pada uji klinis fase tiga.

Sementara parameter imunogenisitas diperoleh berdasarkan hasil pengukuran kadar antibodi yang terbentuk setelah seseorang diberikan suntikan, dan pengukuran netralisasi antibodi untuk menetralkan virus.

"Pengukuran dilakukan setelah dua minggu dosis terakhir. Kemudian diukur ulang tiga sampai enam bulan setelah vaksin disuntik ke dalam tubuh. Setelah mendapat data tersebut maka dapat diberikan persetujuan penggunaan atau EUA," tutup Rizka seperti diberitakan Antara. (mdk/fik)

Baca juga:
Terima SMS Vaksin Covid-19 Gratis, Begini Langkah Selanjutnya
2.500 Tenaga Kesehatan di Padang Segera Divaksin Covid-19
Ridwan Kamil Klaim Ribuan Fasilitas Kesehatan di Jabar Siap Vaksinasi Covid-19
Kemenkes Optimistis Vaksin Covid-19 Sinovac Segera Dapat Izin Darurat dari BPOM
Dapat 77 Ribu Lebih Vaksin Sinovac, Begini Kabar Terbaru Vaksinasi Covid-19 di Jatim

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami