BPOM Temukan Obat Keras Ramai Dijual di Tengah Pandemi Corona

BPOM Temukan Obat Keras Ramai Dijual di Tengah Pandemi Corona
BPOM ungkap peredaran obat keras ilegal di Tangerang. ©2019 Merdeka.com/Kirom
PERISTIWA | 8 April 2020 16:39 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito mengatakan, marak peredaran obat keras di tengah pandemi Corona alias Covid-19. Temuan itu usai BPOM melakukan patroli cyber.

"Patroli cyber kami sudah lakukan intensif, karena banyak sekali beredar obat Covid-19 yang merupakan obat keras yang seharusnya tidak bisa dibeli secara bebas," kata dia dalam rapat virtual dengan Komisi IX DPR di Jakarta, Rabu (8/4).

Guna mengatasi hal ini, dia menegaskan, BPOM akan terus mengawasi secara ketat peredaran obat keras di tengah wabah Covid-19. Masyarakat pun diharapkan dapat menggunakan jenis obat yang sudah dianjurkan oleh pihak medis.

"Kami tingkatkan pengawalan, akses ketersediaan obat, pada intinya obat yang digunakan sekarang dengan pedoman yang kami berikan adalah obat-obat yang menjadi rujukan," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Dalam pandangan dia sejauh ini...

Halaman

(mdk/rnd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami