Brigjen Prasetijo Antarkan Anita Kolopaking Temui Irjen Napoleon dan Brigjen Nugroho

Brigjen Prasetijo Antarkan Anita Kolopaking Temui Irjen Napoleon dan Brigjen Nugroho
PERISTIWA | 1 Desember 2020 16:39 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan Brigjen Prasetijo Utomo dalam persidangan perkara penghapusan red notice atas nama Djoko Soegiarto Tjandra di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat. Prasetijo dihadirkan oleh JPU menjadi saksi atas terdakwa Tommy Sumardi, Selasa (1/12).

Dalam persidangan, Prasetijo menyebut jika Anita Dewi Kolopaking pernah menemuinya untuk meminta tolong diperkenalkan dengan Irjen Napoleon Bonaparte yang saat itu menjabat sebagai Kadiv Hubinter Polri serta Brigjen Nugroho Slamet Wibowo yang menjabat sebagai Sekretaris National Central Bureau (Ses NCB) Interpol Indonesia.

"Beliau (Anita) minta tolong untuk dapat menjelaskan ke Hubinter. Saya bilang, 'bu ngapain ke Hubinter?" saya harus jelasin ini, katanya. Ibu mau kemana?, ya kalau enggak ke Pak Napoleon ya ke Pak Ses. Kalau Pak Ses sahabat saya, satu leting saya," kata Prasetijo.

Saat itu, dia pun bertanya kepada Anita alasannya ingin bertemu dengan Napoleon dan Nugroho.

"Kenapa harus ke dia? enggak, saya mau jelasin aja permasalahan hukum Pak Djoko. Ada apa? Saya bilang gitu, kenapa harus ke saya? Kan bapak kenal. Karena tadi itu udah tukeran itu," ujarnya.

Ia pun mengaku, akhirnya mengantarkan Anita bertemu dengan Nugroho. Namun, dia mengaku tidak mencari tahu secara pasti alasan Anita ingin menemui Nugroho tersebut.

"Saya kan baik sama ibu-ibu, apalagi ibu-ibu minta tolong. Ya semua inisiasi dari dia. Saya enggak tahu kepentingannya, dia cerita seolah-olah dia yang jadi ini (inisiasi)," ucapnya.

"Saudara bertanya, korelasi terkait perkara PK Djoko Tjandra, kok NCB Interpol, ada hubungannya?" tanya jaksa.

"Saya enggak kepo pak orangnya, dia mau kenalan, ya saya bawa aja ke temen saya, ke Bowo, enggak ada ke mana-ke mana langsung saya ke Bowo," jawab Prasetijo.

"Ketemuannya gimana?" tanya jaksa kembali.

"Saya lupa, tapi pastinya di dalam lah, masa di luar. Saya kan jenderal juga, masa di luar," jawab Prasetijo kembali.

Namun, saat ditanya kembali apakah Anita saat itu melakukan presentasi atau menjelaskan permasalahan hukum Djoko Tjandra ke Ses NCB, Prasetijo mengaku tak tahu.

"Saya bingung nih, maksudnya presentasi gimana. Saya enggak pernah lihat ibu ini bawa buku, terus bawa proyektor, cuma lima menit," pungkasnya. (mdk/gil)

Baca juga:
Brigjen Prasetijo Utomo Cabut BAP Soal Irjen Napoleon Terima USD 50 Ribu
Sidang Lanjutan Perkara Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra, JPU Hadirkan Saksi Ahli
Anita Sempat Presentasi Perkara Hukum Djoko Tjandra ke Prasetijo & Anggota Interpol
Sespri Djoko Tjandra Mengaku Kirim Uang ke Anita Kolopaking Sebanyak 4 kali
Pesan Pinangki ke Anak: I'm Sorry Mommy in Jail, Please Pray for Me

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami